Tren Berwisata Meningkat, TTC Travel Mart Tumbuh 10 Persen

Oleh : Chodijah Febriyani | Rabu, 07 Maret 2018 - 17:30 WIB

TTC Travel Mart (Foto:Fatkhurrohim/wartaevent.com)
TTC Travel Mart (Foto:Fatkhurrohim/wartaevent.com)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Saat ini, tren wisata ke berbagai daerah dan ke luar negeri mulai menggandrungi masyarakat Indonesia. Hal ini menjadi pemicu banyaknya pameran bertajuk travel fair ataupun travel mart. Salah satunya yang baru saja digelar pada Senin (5/3/2018) lalu TTC Travel Mart menggelar pameran wisata di Hotel Redtop.

Menurut Tedjo Iskandar, Founder TTC Travel Mart, mengatakan, memasuki tahun penyelenggaraan ke-28 ini TTC Travel Mart, mengalami pertumbuhan yang positif. Sehingga, jumlah kenaikan di tahun ini mencapai 10 persen daripada tahun sebelumnya," kata Tedjo Iskandar, Founder TTC Travel Mart, melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id, Rabu (7/3/2018).

Tedjo menambahkan, peserta TTC Travel Mart di Jakarta itu ada 176 peserta. Tapi secara keseluruhan jumlahnya ada 186, karena ada juga yang ikut TTC Travel Mart di JW Marriott, Surabaya, Jawa Timur.

“Dibanding tahun lalu kita mengalami peningkatan. Besarannya sampai 10 persen (Sellers) atau sekitar 20 sellers,” sambungnya.

Hal ini, kata Tedjo, artinya sangat positif Indonesia itu market yang bagus. Secara ekonomi juga bagus. Dan artinya pula bahwa daya beli orang Indonesia untuk berwisata ke luar negeri cukup bagus.

Tetapi, Saat ini sedang terjadi pola atau perilaku menarik para calon wisatawan ketika akan memutuskan membeli paket wisata ke luar negeri. Yaitu melalui pameran dan browsing di travel online.

“Bagi generasi milenial, mereka lebih nyaman browsing melalui internet. Akan tetapi tidak sedikit pula yang masih mencari paket wisata melalui pameran,” imbuhnya.

Kebiasaan ini ternyata berpengaruh pada perilaku cara mencari paket wisata untuk tur ke luar negeri. Dan turut berpengaruh pula ke peserta yang akan ikut pameran wisata. Secara, peserta mengikuti travel mart turun sampai 20 persen.

“Meski demikian, pangsa pasar Indonesia itu masih terlalu besar. Jadi walaupun ada perilaku seperti demikian dan ada perilaku penurunan cara membeli paket tur ke luar, tapi tetap saja masih besar pangsa pasarnya bagi travel agent yang jualan ke luar negeri.” Pungkas Tedjo.

Selain di Jakarta, TTC Travel Mart juga diselenggarakan di Surabaya pada hari ini Rabu (7/3/2018) di Hotel JW Marriott.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Workshop dan Raker Forjukafi

Sabtu, 24 Februari 2024 - 19:23 WIB

Indonesia Diproyeksi Menjadi Negara Produsen Wakaf di Dunia

Dengan potensinya yang besar, Indonesia diproyeksi menjadi salah satu negara produsen wakaf terbesar di dunia. Untuk mewujudkan hal tersebut pemerintah bahkan telah memasukan keuangan syariah…

Danamon Ajak Nasabah Menavigasi Hidup Optimal dan Raih Kesejahteraan Finansial di IIMS 2024

Sabtu, 24 Februari 2024 - 15:54 WIB

Danamon Ajak Nasabah Menavigasi Hidup Optimal dan Raih Kesejahteraan Finansial di IIMS 2024

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (“Danamon”) bersama dengan Fimela, Otoasia.com, dan KIS FM, menghadirkan edukasi tentang pencapaian hidup optimal melalui hobi dan kesejahteraan finansial.…

Peserta Raker dan Workshop Forjukafi

Sabtu, 24 Februari 2024 - 15:09 WIB

Wakaf Uang Perlu Akselerasi Agar Potensinya yang Sebesar Ro 180 Triliun Terserap

Wakaf uang merupakan salah satu jenis wakaf yang memiliki potensi sangat besar di Indonesia. Potensinya mencapai RP 180 triliun per tahun. Meski begitu sejak dicanangkan sejak 2010, potensi…

Petugas memberikan vaksinasi ke Sapi

Sabtu, 24 Februari 2024 - 14:46 WIB

Kementan Kendalikan PMK di Pasuruan, Ingatkan Pentingnya Vaksinasi Rutin

Menindaklanjuti adanya pemberitaan terkait kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Pasuruan, Jawa Timur, Kementerian Pertanian melalui Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen…

Komunitas Rumpies Hadiri Perayaan Cap Gomeh sebagai Bentuk Penghormatan Terhadap Tradisi dan Budaya

Sabtu, 24 Februari 2024 - 12:41 WIB

Komunitas Rumpies Hadiri Perayaan Cap Gomeh sebagai Bentuk Penghormatan Terhadap Tradisi dan Budaya

Cap Gomeh adalah perayaan Tionghoa yang dirayakan pada hari kelima belas bulan pertama dalam kalender Tionghoa, yang merupakan bagian dari rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek.