INDUSTRY.co.id - Jakarta – Kohler Co., perusahaan global desain dan manufaktur dapur serta kamar mandi dengan pengalaman lebih dari 150 tahun, kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan dampak sosial dan lingkungan positif di Indonesia.
Langkah nyata ini diwujudkan melalui serangkaian program di Cikarang yang mencakup akses air bersih, sanitasi, kesehatan, serta edukasi masyarakat.
Pada Sabtu (13/9), Laura Kohler, Chief Sustainable Living Officer Kohler Co., mengunjungi Desa Sukamukti dan sekolah binaan Kohler di Bojongmangu, Cikarang. Kunjungan ini bertujuan mengapresiasi kemajuan berbagai inisiatif pemberdayaan masyarakat yang telah dijalankan sejak berdirinya fasilitas manufaktur Kohler pada 2022.
Dalam kunjungannya, Laura Kohler berinteraksi dengan sekitar 100 siswa, guru, dan warga setempat melalui sesi edukasi kesehatan. Kohler juga menghadirkan tenaga kesehatan profesional untuk memberikan panduan mengenai pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut. Tidak hanya itu, Laura Kohler ikut menanam pohon bersama tokoh masyarakat sebagai simbol komitmen lingkungan.
Melalui Environmental Awareness Program, Kohler telah merenovasi fasilitas pendidikan, termasuk perbaikan plafon ruang kelas, pengecatan pagar sekolah, renovasi dua toilet siswa, hingga pembangunan enam tempat cuci tangan. Hasilnya, hampir 4.000 siswa di Desa Sukamukti kini menikmati lingkungan belajar yang lebih sehat, aman, dan kondusif.
Selain fokus pada sekolah, Kohler juga memperluas dampaknya ke masyarakat luas. Lebih dari 1.400 keluarga di Desa Sukamukti kini memperoleh akses lebih baik terhadap air bersih. Bahkan, saat musim kemarau, Kohler mendistribusikan hingga 96.000 liter air demi menjaga ketersediaan kebutuhan dasar warga.
Kepala Desa Sukamukti, Samid, S.Pd, mengapresiasi kontribusi Kohler. “Manfaatnya terasa nyata, mulai dari fasilitas sanitasi sekolah hingga air bersih bagi keluarga. Dampak positif ini akan dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya.
Fasilitas Kohler di Bojongmangu, Cikarang, yang berdiri di lahan seluas 65.000 meter persegi, memproduksi berbagai produk unggulan seperti toilet dengan teknologi Kohler Class 5 dan wastafel berbahan keramik.
Namun, operasionalnya tidak hanya berfokus pada produksi, melainkan juga pada efisiensi penggunaan air dan praktik ramah lingkungan.
Seluruh inisiatif tersebut sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) PBB, khususnya SDG 6 tentang akses air bersih dan sanitasi. Hal ini membuktikan bahwa pertumbuhan bisnis dapat berjalan seiring dengan kontribusi sosial serta keberlanjutan lingkungan.