INDUSTRY.co.id - PT Aneka Tambang (Persero) Tbk menargetkan volume penjualan sepanjang 2017 sebanyak 24.100 nikel dalam feronikel (TNi) atau naik 24,87% dari tahun sebelumnya 19.300 TNi.
Sekretaris Perusahaan Trenggono Sutioso menuturkan, untuk komoditas emas selain penjualan yang berasal dari produksi tambang Pongkor dan Cibaliung, volume penjualan emas juga didukung dari kegiatan trading.
"Target volume penjualan emas Antam pada tahun ini tidak berbeda jauh dari target penjualan 2016, yakni sebesar 11,4 ton emas," kata Trenggono dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat (13/1/2017).
Dalam catatan Imq volume produksi, Antam memproyeksikan dapat memeroleh sebanyak 24.100 TNi atau lebih tinggi 30% dibandingkan dengan target tahun sebelumnya yang sekitar 18.500 TNi.
Peningkatan target ini terutama karena selesainya proyek perluasan pabrik feronikel Pomalaa yang saat ini tengah dilakukan sinkronisasi integrasi operasi.
Untuk komoditas emas, Antam menargetkan produksi mencapai 2.270 kilogram dari tambang emas Pongkor dan Cibaliung, lebih tinggi dibandingkan target produksi emas pada 2016 sekitar 2.256 kg.
"Target operasi komoditas utama Antam pada tahun ini lebih tinggi dari target tahun sebelumnya. Untuk feronikel, kami targetkan peningkatan produksi 30% menjadi 24.100 TNi dan emas mencapai 2.270 kg," ungkapnya.
Melalui ekspektasi peningkatan kinerja operasi ini, ia berkeyakinan untuk terus memberikan imbal hasil yang baik bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan. (Hrb)