INDUSTRY.co.id - Jakarta - Dalam sambutan pada Rapat Umum Anggota Luar Biasa (RUALB) Persatuan Industri Pertahanan Swasta Nasional (Pinhantanas), Ketua Harian Pinhantanas, Mayjen (purn) Jan Pieter Ate mengatakan, secara garis besar terdapat empat kelompok usaha dalam Industri Pertahanan Swasta Nasional.

Advertisement

"Yaitu bidang land sistem (matra darat), naval sistem (matra laut), aerospace (matra udara) dan security (keamanan, kepolisian)," kata Jan Pieter di Jakarta, Rabu (21/2/2018).

Menurut Jan Pieter, Industri pertahanan kita sudah mampu membangun produk dari nol. Salah satu contohnya adalah kapal selam tempur tanpa awak yang bisa digunakan oleh pasukan khusus.

Advertisement

" Itu kita bangun dari nol, mulai dari rancangan, uji coba, prototype, hingga produk final," kata Jan Pieter.

Sejauh ini, Pinhantanas menaksir industri pertahanan kita baru bisa memenuhi sekitar 20% hingga 30% kebutuhan Alat Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam) dalam negeri.

Advertisement

"Hal itu bisa dipandang sebagai peluang bagi industri pertahanan kita untuk semakin mengembangkan diri," ungkapnya.

Advertisement