INDUSTRY.co.id - Jakarta-Pemerintah disinyalir tidak akan menaikan harga bahan bakar minyak, meskipum harga minyak dunia naik.
Aldian Taloputra, Chief Economist Standar Chartered mengatakan, bersabarnya pemerintah yang didorong menahan hal tersebut agar pertumbuhan ekonomi bisa menyentuh 5,2 persen tahun 2018.
"Tahun 2018 perkirakan pertumbuhan ekonomi 5,2 persen, driver konsumsi rumah tangga, inflasi rendah, kelihatan pemerintab kendalikan harhlga makanan dan energi meskipun harga minyak naik," kata dia di Jakarta, Selasa (6/2/2018).
Lebih lanjut, belanja sosial turut menopang target pertumbuhan ekonomi ini. Apalagi pemerintah dituntut untuk meningkatkan pertumbuhan yang balancing.
Ia menilai, iklim investasi positif pada tahun ini atas peetumbuhan ekonomi tersebut.
"Investasi membaik, investor asing membaik FDI tumbuh 13 persen yoy. Kelihatanya mendukung lebih ekonomi membaik. Agak beda pemilihan politik 2004 2009 invetasi turun, tapi tahun ini enggak," katanya.