INDUSTRY.co.id - Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berjanji akan menunaikan tugas hingga tuntas jika menang dalam Pilkada DKI Februari mendatang, dan tidak tergoda mengikuti Pilpres 2019.

Advertisement

"Kalau saya bertugas (menjadi gubernur) maka saya akan tuntaskan selama lima tahun. Selama amanat itu tidak dicabut oleh rakyat, saya akan teruskan," kata Anies dalam Urun Rembuk Cagub DKI yang diselenggarakan Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) di Jakarta, Selasa malam (10/1).

Rektor Universitas Paramadina periode 2007-2015 itu mengaku selalu menjalankan amanat atau jabatan yang dipercayakan padanya dengan sungguh-sungguh dan tidak pernah mangkir dari tanggung jawab.

Advertisement

Pun saat dirinya ditunjuk menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada 2014, Anies berniat menjalankan tugasnya dalam kurun waktu lima tahun meski kemudian Presiden Joko Widodo mencopot jabatan Anies pada 2016.

"Mengapa diberhentikan (dari jabatan menteri) saya tidak tahu dan tidak pernah tanya. Yang menyampaikan (pemberhentian) saat itu sekretaris presiden, saya hanya mengucapkan terima kasih sebagai warga negara telah diberi kesempatan mengabdi meski hanya dua tahun," ungkap Anies seperti dikutip Antara.

Advertisement

Anies menjelaskan bahwa dalam dua tahun dirinya menjabat, kinerja pendidikan di Indonesia selalu positif. Namun, ia pun sangat menyadari bahwa posisi menteri tidak hanya dilihat secara profesional, tetapi merupakan keputusan politis.

"Presiden pasti punya pertimbangan politis (saat memberhentikan), saya berusaha menghormati adab bahwa yang meminta dan memberhentikan saya adalah Kepala Negara," tuturnya.

Advertisement

Dengan rekam jejak yang jelas dan penuh integritas, Anies yakin dapat mengemban tugas jika terpilih menjadi gubernur DKI selama lima tahun ke depan.

"Buktikan pada saya bahwa saya pernah mundur dari jabatan saya. Kalau pernah maka boleh anda menantang saya untuk bersumpah," kata inisiator Indonesia Mengajar, program pendidikan dasar bagi anak-anak di pelosok Tanah Air.(Hrb)