INDUSTRY.co.id - Jakarta, Luno mengumumkan penunjukan Iman Sudargo sebagai Country Head Luno Indonesia. Dalam jabatan barunya, Iman akan memimpin arah strategi bisnis sekaligus operasional perusahaan di Indonesia, dengan fokus memperluas literasi masyarakat mengenai investasi aset kripto serta mendorong adopsi yang bertanggung jawab.
Penunjukan tersebut dilakukan di tengah pertumbuhan industri aset kripto nasional yang terus menunjukkan tren positif.
Indonesia kini menjadi salah satu negara dengan tingkat adopsi kripto tertinggi di dunia, sementara data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat hingga Mei 2026 jumlah pengguna aset kripto telah melampaui 22 juta pelanggan.
Pada periode yang sama, nilai transaksi tercatat mendekati Rp122 triliun, mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem aset digital.
Country Head Luno Indonesia, Iman Sudargo, mengatakan dirinya optimistis terhadap prospek industri aset kripto di Tanah Air.
"Saya merasa terhormat dan bersemangat bisa bergabung dengan Luno dan memimpin tim di Indonesia. Dengan pesatnya perkembangan ekosistem aset kripto, Indonesia memiliki potensi yang luar biasa di industri aset kripto. Saya berkomitmen untuk bekerja sama dengan seluruh tim serta para pemangku kepentingan di Indonesia untuk mendorong adopsi aset kripto yang bertanggung jawab di negara ini. Saya bersama dengan tim juga akan terus mempertahankan momentum agar pelanggan dapat membeli serta berinvestasi aset kripto dengan aman dan mudah," ujar Iman Sudargo.
General Manager Luno APAC, Aaron Tang, menilai pengalaman panjang Iman di sektor keuangan digital akan menjadi modal penting untuk memperkuat posisi perusahaan di Indonesia, yang saat ini menjadi salah satu pasar strategis Luno di kawasan Asia Pasifik bersama Malaysia.
"Kami sangat senang menyambut Iman di Luno. Dengan posisi Indonesia sebagai salah satu pasar pertumbuhan utama kami di kawasan ini, selain Malaysia, Iman akan berkontribusi dengan keahliannya yang mendalam di bidang keuangan serta perspektif global yang kami butuhkan pada tahap perkembangan saat ini. Sebagai Country Head, Iman akan mengendalikan misi kami untuk memodernisasi sistem keuangan dengan melayani segmen ritel dan institusi yang belum terlayani secara optimal, sekaligus memperkuat posisi Luno sebagai platform yang terpercaya dan teregulasi," kata Aaron Tang.
Sebelum bergabung dengan Luno, Iman telah menempati sejumlah posisi strategis di berbagai institusi keuangan internasional.
Rekam jejaknya mencakup keterlibatan dalam peluncuran bank digital pertama di Indonesia yang berhasil meraih lebih dari satu juta pengguna, pengembangan solusi digital untuk perbankan korporasi, ekspansi produk keuangan ke berbagai pasar internasional, hingga memimpin transformasi platform peer-to-peer lending dan peluncuran bank digital baru yang mampu mengakuisisi satu juta nasabah pada kuartal pertamanya.
Ke depan, Luno menargetkan penguatan edukasi publik sebagai bagian dari strategi memperluas adopsi aset kripto di Indonesia. Perusahaan juga berkomitmen menghadirkan informasi yang transparan agar masyarakat semakin memahami manfaat maupun risiko investasi aset digital.
"Ke depannya, kami fokus mendorong adopsi aset kripto di Indonesia dengan menjaga transparansi, membantu pelanggan memahami aset kripto secara lebih baik, serta membagikan wawasan dan informasi terkini," ujar Iman.
Ia menambahkan bahwa visi Luno tidak hanya sebatas menyediakan platform jual beli aset kripto, tetapi juga membangun ekosistem yang mendukung kebutuhan investor ritel maupun institusi.
"Visi kami jauh melampaui sekadar menjadi platform perdagangan; kami sedang membangun ekosistem komprehensif yang mendukung berbagai kebutuhan, mulai dari likuiditas institusional untuk transaksi berskala besar dan aset digital yang stabil untuk kebutuhan transaksi, hingga menghadirkan nilai dunia nyata ke blockchain. Pada akhirnya, kami ingin meningkatkan kesadaran bahwa teknologi ini menawarkan opsi yang andal untuk investasi jangka panjang," tutup Iman.