INDUSTRY.co.id, Jakarta -PT Angkasa Pura II menawarkan dua paket investasi pengembangan Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara, senilai Rp 11 triliun. Adapun dua paket investasi yang ditawarkan tersebut terdiri dari Paket I senilai Rp7 triliun dan Paket II sekitar Rp4 triliun.

Advertisement

Direktur Utama AP II, Muhammad Awaluddin, mengatakan telah menerima 9 investor asal Eropa dan Asia yang tertarik melakukan kerja sama ini.

"Bandara Kualanamu itu kita lakukan strategic partnership dari korporasi. Kandidatnya ada dari Eropa dan Asia. Ada 9 yang sudah minat," ujarnya.

Advertisement

Bandara Internasional Kualanamu merupakan bandara terbesar kedua yang  dikelola AP II, setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Pergerakan penumpang di bandara ini meningkat setiap tahunnya hingga kini sekitar 9 juta penumpang per tahun atau mencapai kapasitas bandara. AP II memikiki rencana pengembangan hingga terminal penumpang berkapasitas 42 juta penumpang pada 2027.

Dari sisi keuangan, Bandara Internasional Kualanamu mampu membukukan kinerja cukup baik  pada 2016 untuk pendapatan bisnis aeronautika, nonaeronautika dan juga kargo.

Advertisement

Investasi Paket I

Investasi Paket 1 mencakup pengembangan runway sehingga dapat melayani penerbangan pesawat berbadan lebar Airbus 380-800, lalu perluasan area kargo menjadi 24.715 m2 dari saat ini 13.450 m2, kemudian terminal penumpang dari menjadi 224.256 m2 atau saat ini berkapasitas 9 juta penumpang per tahun menjadi 17 juta penumpang per tahun.

Advertisement

Investasi Paket II

Investasi Paket II senilai Rp4 triliun untuk pengelolaan lahan sekitar 200 hektare guna pengembangan area komersial yang berada di luar terminal penumpang.

Area komersial dibangun berkonsep airport city  di mana terdapat hotel bintang 3, 4, dan 5, kemudian hypermarket, gedung perkantoran, theme park, golf course, food arcade, convention centre, rumah sakit, bioskop, dan lain sebagainya.