INDUSTRY.co.id, Ain Sefra - Pada hari Minggu (7/1/2018) lalu, sebuah fenomena alam terjadi di sebuah kota di Ain Sefra di wilayah Aljazair, Afrika Utara. Fenomena alam yakni berupa turunnya salju setebal 40 sentimeter ini menutupi kota kecil di kawasan Aljazair.
Kini, bukit berpasir Gurun Sahara yang terkenal panasnya itu, ditutupi oleh salju yang membuatnya seperti bukit pasir oranye. Hal ini, lantaran terjadi karena cuaca yang ekstrem yang menyebabkan Gurun Sahara diselimuti oleh salju. Fenomena ini cukup mengejutkan lantaran suhu pada saat salju turun tengah mencapai 37 derajat Celcius.
Salju turun di sekitar kota Ain Sefra, sekitar 760 kilometer sebelah selatan ibu kota Aljazair, Algiers, dan salju turun di Gurun Sahara pada ketinggian lebih dari 3.000 kaki.
"Di Sahara, masalahnya adalah kelembaban, bukan suhu," kata seorang ahli geologi di Universitas Cologne di Jerman yang telah meneliti iklim Sahara selama bertahun-tahun, dikutip dari nytimes, Selasa (9/1/2018).
Juru bicara badan meteorologi setempat juga mengatakan, "Cuaca dingin menghampiri Afrika Utara sepanjang akhir pekan lalu dan sebagai bagian tekanan tinggi di Eropa."
Kawasan yang terkenal sebagai Gerbang Menuju Gurun ini, dua tahun lalu pernah terjadi juga diselimuti salju dan mengakibatkan kekacauan karena menghentikan arus lalu lintas dan tahun lalu juga terjadi hujan salju.
Dan sebelumnya, kota Ain Sefra untuk pertama kalinya mengalami hujan salju selama 37 tahun terakhir pada 18 Februari 1979, dan waktu itu salju menutupi gurun sekitar selamat setengah jam saja.