INDUSTRY.co.id - Jakarta-PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) memasarkan Wifi Station yang ditujukan untuk kelas menengah atas, seperti caffe, restoran, institusi pemerintah dan swasta.
Dudy Effendi, Vice President Enterprise Businness Development PT Telkom menjelaskan, Wifi Station dtargetkan dapat mencapaai 111 ribu titik.
”Wifi Station target lebih luas lagi. Sebetulnya bukan produk baru, kita sudah ada layanan manage service, intinya sediakan wifi bagi caffe atau perusahaan yang memberikan akses wifi bagi pelanggan,” kata dia di Jakarta, Rabu (27/12/2017).
Lebih lanjut dia menerangkan perbedaan Wifi Corner dengan Wifi station terletak pada metode pembayaran dan kecepatan. Wifi Station dibayarkan setipa bulan sdangkan Wifi Corner dibayar lewat voucer atau potong pulsa.
Sedangkan pasar yang dibidik perusahaan, institusi pemerintah, caffe dan restoran. Mengenai institus pemerintah, ia berharap sampai level kelurahan dapat mengakses Wifi Station.
“Target pasar lebih luas, seperti pemerintah, Telkom siap edukasi ke pemerintah sampai tingkat kelurahan agar bisa memberikan akses wifi ke pegawai agar produktif,” katanya.
Adapun biayanya untuk 20 mega dibandrol Rp500 ribu per bulan, 50 mega dibandrol Rp950 ribu dan 100 mega dibanderol Rp1,5 juta.