INDUSTRY.co.id - Jakarta, UangTeman yakin target penyaluran dana sebesar Rp 100 miliar hingga akhir 2017 tercapai. Untuk memacu pertumbuhan dimasa datang UangTeman meluncurkan program cicilan.
Digitalisasi telah merasuki semua sendi kehidupan manusia modern, termasuk masalah kebutuhan finansial. Ini membuat bank bukan lagi satu-satunya solusi untuk menjawab kebutuhan finansial masyarakat, meski sebenarnya bank telah melakukan inovasi dengan melahirkan mobile dan internet banking.Tetap saja belum cukup.
Peluang bisnis yang terbuka lebar dalam era digitalisasi tersebut melatari munculnya bisnis layanan financial technology atau yang sering disebut sebagai financial technology (fintech).
Menariknya kehadiran fintech mendapat sambutan hangat masyarakat. Faktanya dalam beberapa tahun sejak kehadirannya bisnis fintech berkembang begitu pesat.
PT Digital Alpha Indonesia, fintech dengan brand UangTeman, salah satu yang menikmati pertumbuhan pesat tersebut. Lihat saja angka penyaluran dana mereka yang sudah mencapai angka sekitar Rp 80 miliar per akhir September 2017.
CEO & Founder UangTeman Aidil Zulkifli mengatakan, hingga akhir 2017 pihaknya menargetkan penyaluran dana Rp 100 miliar, ini berarti UangTeman sudah mengantungi sekitar 80% dari target.
Bisa lebih dari Rp100 miliar. Persentase pencapaian target sudah lebih dari 80%, ujarnya kepada redaksi INDUSTRY.co.id dikantornya baru-baru ini.
Aidil mengklaim bila target Rp 100 miliar tercapai, tahun ini perusahaan yang telah resmi terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor registrasi S-2970/NB.111/2017 tersebut berhasil meraih pertumbuhan penyaluran dana hingga tiga kali lipat dibanding posisi sepanjang tahun 2016.
Pertumbuhan pesat tersebut menurutnya karena pemanfaatan layanan UangTeman oleh masyarakat sudah kian meluas. Dia mengatakan pihaknya melayani masyarakat di 16 kota, 11 di antaranya berada di Pulau Jawa.
Jangkauan layanan itu dinilai tidak terlepas dari upaya promosi yang dilakukan pihaknya pada tahun ini.
Kami sudah memperkenalkan produk pinjaman kami kepada masyarakat Indonesia. Hasilnya sudah menunjukkan dampak positif, ungkapnya.
Ke depan, Aidil mengatakan pihaknya akan menambah produk baru. Di samping itu UangTeman akan terus mengembangkan layanan di 16 kota tersebut.
Sementara terkait penambahan produk pada tanggal 23 Oktober lalu UangTeman meluncurkan produk keduanya yakni pinjaman cicilan.
Fasilitas tersebut berlaku kepada nasabah UangTeman yang telah mengajukan pinjaman di perusahaan Financial Technology (Fintech) tersebut minimal sebanyak tiga kali.
Aidil mengatakan saat ini jumlah peminjam UangTeman telah mencapai sekitar 10 ribu orang sejak pertama kali menapakkan bisnisnya di Indonesia per April 2015.
Demi memuaskan konsumen, kami akan terus berinovasi karena produk cicilan ini sebagai bagian dari penerimaan masyarakat di Indonesia yang sangat positif terhadap produk pertama UangTeman, yakni dana talangan tanpa cicilan. Produk kedua ini, khusus bagi peminjam setia UangTeman minimal sebanyak tiga kali dan peminjaman yang keempat dapat dilakukan secara cicilan selama dua bulan, ujar Aidil
Menurut Aidil, dengan produk cicilan ini, peminjam dapat mengajukan pinjaman dengan besaran nominal mulai dari Rp 4 juta hingga Rp 8 juta melalui aplikasi mobile di Google Play Store atau dari Android.
Dia pun menjelaskan, adanya produk cicilan ini juga akan memperbesar pencapaian target penyaluran pinjaman sebesar Rp 100 miliar hingga akhir Desember 2017.
Aidil optimistis produk kedua ini akan diterima sangat baik oleh pasar, karena menjadi fasilitas bagi para peminjam loyal UangTeman yang menginginkan tenor dan jumlah pinjaman lebih besar.
"Dan selain itu, dari puluhan ribu aplikasi pinjaman yang sudah disalurkan ke rekening tabungan peminjam, maka sekitar 50% diantaranya memiliki siklus meminjam kembali setelah melakukan pelunasan tepat waktu saat meminjam pertama kali, ungkapnya.