Indocement Berpotensi Raih Penghargaan Nihil Kecelakaan

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 16 Desember 2017 - 11:30 WIB

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) (Foto Ist)
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Kotabaru- Manajemen industri semen merk "Tiga Roda" PT Indocement Tunggal Prakarsa Plant 12 Tarjun, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan optimistis tahun ini meraih penghargaan nihil kecelakaan.

"Kinerja keselamatan dan kecelakaan kerja (K3) 2017 sudah sampai 662 hari tanpa hilang hari kerja, mudah-mudahan sampai 31 Desember nanti tidak ada kecelakan kerja, maka Indocement bisa meraih zero insident," kata pejabat CSR PT Indocement Tunggal Prakarsa, pabrik Tarjun, H Teguh Iman Wibowo, Jumat (15/12/2017)

Bahkan Teguh optimistis bahwa plant 12 Tarjun periode 2017 mampu meraih predikat "the best plant performance" di Indocement.

Belum lama ini Indocement sudah mendapatkan penghargaan level 5 "green induystri" atau industri hijau dari Kementerian Perindustrian RI.

"Kalau nilai tertinggi itu 100, maka nilai yang diraih Indocement sudah 95, lumayan," Teguh menjelaskan.

Teguh mengaku, pihaknya hari-hari ini juga menunggu anugera hasil penilaian kinerja lingkungan melalui Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper).

Indocement plan 12 Tarjun juga sudah berhasil meraih kinerja industri hijau, begitu juga kinerja lingkunganya dapat corporate social responsibility "(CSR) Awards", sertifikat audit tentang K3, sertifikasi ISO 14001, ISO Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) 2800.

"Alahamdulillah Indocement terlampaui semua," tambah Teguh Iman Wibowo seperti dilansir Antara.

Sementara itu, terkait produksi, produksi semen hingga akhir November sudah mencapai kisaran 2,51 juta ton, sementara target periode 2017 sebesar 2,35 juta ton.

Selain produksi semen diatas 100 persen, produksi clinker juga mengalami kelebihan produksi dari target.

Dikatakan, target produksi clinker selama 2017 dipatok 2 juta ton, namun hingga November produksi sudah mencapai 2,14 juta ton.

Selain telah mencapai produksi lebih 100 persen, penjualan Indocement terhadap hasil produksi semen dan clinker juga mencapai target.

Fokus penjualan kita adalah pasar domestik, dan Alhmdulillah target penjualan juga sudah tercapai lebih 100 persen.

Beberapa penghargaan dan sertifikat ISO yang sudah diraih lengkap, ditambah produksi lebih 100 persen, sepertinya Indocement Tarjun sempurna.

"Kami mohon doa semua media, supaya Indocement dapat mempertahankan prestasi yang sudah diraih, menggiatkan dan meningkatkan kinerjanya agar bisa memberikan manfaat kepada masyarakat," katanya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Blockchain

Kamis, 18 April 2019 - 17:10 WIB

Jelajahi Pasar Blockchain Indonesia, TTC Gandeng Tokocrypto dan Infonesia

Blockchain proyek dari Singapura, TTC Foundation resmi bekerjasama dengan Tokocrypto dan Infonesia sebagai bagian dari strategi memasuki pasar Indonesia. Melalui kerja sama ini, TTC Foundation…

Fujitsu Indonesia

Kamis, 18 April 2019 - 16:06 WIB

Tahun 2019, Fujitsu Indonesia Bidik Pertumbuhan Usaha Hingga Double Digit

PT Fujitsu Indonesia optimis penjulan di tahun 2019 akan tumbuh mencapai double digit. Pasalnya, segmen pasar yang disasar oleh perusahaan masih mempunyai peluang yang cukup besar di Indonesia.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat melihat salah satu AMMDes

Kamis, 18 April 2019 - 15:10 WIB

Sejak Diluncurkan Agustus 2018, AMMDes Raih Banyak Pujian

Pengembangan Alat Mekanik Multifungsi Pedesaan (AMMDes) diapresiasi banyak pihak karena mampu memberikan beragam manfaat bagi kebutuhan masyarakat desa. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah…

BNI Syariah. (Foto: IST)

Kamis, 18 April 2019 - 14:38 WIB

BNI Syariah Targetkan Pembukaan Rekening Online diakhir 2019

Jakarta - BNI Syariah menargetkan pembukaan rekening online di kuartal 4 2019. Pembukaan rekening online merupakan salah satu strategi yang dilakukan BNI Syariah untuk meningkatkan layanan di…

Mantan Napi Terorisme Sukses Kembangkan Koperasi di Pesantren-Pesantren

Kamis, 18 April 2019 - 14:11 WIB

Cerita Mantan Napi Terorisme Sukses Kembangkan Koperasi ke Pesantren-Pesantren

Koperasi Komunitas Mantan Narapidana teroris dan Gerakan Aktivis Radikal (Kontantragis) yang didirikan di Bandung pada 28 Oktober 2017 sukses memperluas pasar dengan produk unggulan kopi, sabun,…