INDUSTRY.co.id - Bogor, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi terus melakukan upaya pembicaraan dan komunikasi dengan para menteri luar negeri negara-negara muslim, terutama anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI) terkait rencana pengumuman pengakuan Jerusalem sebagai Ibu Kota Israel yang akan di umumkan oleh Presiden Trumph.

Selain dengan negara-negara OKI, Menlu Retno juga telah mengirimkan pesan dan berusaha mencoba berkomunikasi langsung dengan pihak Amerika Serikat perihal rencananya tersebut.

Pada hari ini, kita memperoleh informasi bahwa kemungkinan, sekali lagi ini masih kemungkinan, bahwa pengumuman itu akan dilakukan oleh Presiden Trump pada pukul 01.00 PM Washington DC hari Rabu yang berarti hari Kamis, 1 PM malam nanti, ujar Menlu Retno kepada wartawan usai mengikuti Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (6/12).

Informasi yang diperoleh ini, lanjut Menlu, akan dan terus dikomunikasikan kembali.

Menurutnya, pihaknya terus melakukan komunikasi dengan beberapa menteri luar negeri negara muslim mengenai dampak dari masalah ini.

Sekali lagi kita sangat mengkhawatirkan pengumuman tersebut karena pengakuan Jerusalem sebagai ibu kota Israel itu akan sangat membahayakan proses perdamaian dan akan membahayakan perdamaian itu sendiri. Akan memancing instabilitas bukan hanya di Timur Tengah tetapi di wilayah-wilayah lain, lanjut Menlu, di cukil dari laman setkab.go.id.

Kemungkinan besar, menurutnya, OKI akan melakukan special sessionmengenai masalah pengumuman tersebut.

Tadi saya berbicara, antara lain dengan Menlu Yordania, Menlu Turki. Dan kita juga, saya juga membicarakan mengenai perlunya negara-negara OKI untuk segera duduk dan membahas masalah ini, pungkas Menlu.

<form>

</form>