INDUSTRY.co.id - Jakarta- Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Golkar Maman Abdurrahman mengungkapkan bahwa Setya Novanto menyatakan dirinya tidak terlibat dalam kasus korupsi KTP-elektronik (KTP-e).
"Ya, selama ini saya berdiskusi dengan Pak Novanto, beliau menegaskan setegas-tegasnya bahwa beliau tidak terlibat. Kurang lebih seperti itu," kata Maman di gedung KPK Jakarta, Senin (27/11/2017)
Maman memenuhi panggilan KPK sebagai saksi yang meringankan Novanto dalam penyidikan kasus korupsi KTP-e dengan tersangka Setya Novanto.
"Ada beberapa pertanyaan tapi detilnya tidak bisa saya sebutkan satu persatu. Intinya adalah memberikan keterangan yang saya ketahui terkait Pak Novanto dan kasus KTP-e," tuturnya.
Terkait kasus KTP-e, Maman mengaku bahwa dirinya tidak mengetahui soal proyek yang merugikan negara sekitar Rp2,3 triliun itu.
"Saya tidak mengetahui sama sekali karena memang saya tidak pernah berurusan dan ikut dalam kasus KTP-e. Kedua tentang komunikasi saya selama lima atau enam bulan ini dengan Pak Novanto selama kasus KTP-e ini muncul, dari diskusi, beliau selalu mengatakan tidak terlibat," ungkap Maman.
Lebih lanjut, ia pun membenarkan bahwa dirinya memang diminta langsung oleh Novanto untuk menjadi saksi yang meringankan Ketua DPR RI itu.
"Kenapa saya mau hadir sebagai saksi? Karena memang diminta oleh Pak Novanto. Bagi saya beliau saat ini tengah mengalami masa ujian, cobaan dari Allah. Saya sebagai adik, kader berkewajiban juga meringankan, bebannya," ujar Maman kepada awak media.
Namun, Maman tidak menjelaskan lebih lanjut terkait hal-hal apa yang meringankan Novanto tersebut.
"Itu nanti silakan ditanya ke penyidik. Jadi itu banyak tadi saya sampaikan ke penyidik terkait hal-hal itu. Jadi saya rasa itu bisa ditanyakan ke penyidik," tuturnya.