Miliki Potensi Yang Bagus, Inalum akan Bangun Smelter Baru di Kaltara

Oleh : Hariyanto | Senin, 16 Oktober 2017 - 10:41 WIB

Inalum (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)
Inalum (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta -  PT Inalum (Persero) akan membangun smelter baru yang berlokasi di Kalimantan Utara. Direktur Utama Budi Gunadi Sadikin menyatakan, Kaltara mempunyai potensi yang bagus, sehingga industri alumunium harus terus digiatkan karena dunia bakal mengarah ke mesin elektrikal.

Sementara, Direktur Operasi dan Plt Direktur Pengembangan & Bisnis Sahala Hasoloan Sijabat mengatakan, Kaltara memiliki sumber air yang banyak untuk mendukung bisnis Inalum serta lahannya cocok. Saat ini, pemerintah provinsi Kaltara sudah menyiapkan sekitar 26.000 hektar untuk kawasan industri.

"Kesepakatan kita dengan Pemprov sudah tercapai dan kita dapat alokasi lahan sekitar 800 hektar," kata Sahala dalam jumpa pers di kantor Inalum, Jakarta, Jumat (13/10/2017).

Ia mengatakan, pada tahap pertama, aktivitas produksi smelter akan menghasilkan sekitar 500.000 ton aluminium ingot. Pada tahap ini dibutuhkan dana sebesar US$2 miliar atau setara dengan Rp27 triliun. Investasi tersebut sudah termasuk pelabuhan. 

Pembangunan proyek ini diharapkan dapat dilakukan pemancangan tiang perdana (ground breaking) sekitar 2022 dan diharapkan rampung pada 2025. Tahap kedua, produksi meningkat atau menjadi 1 juta ton dan tahapan selanjutnya diharapkan mencapai 1,5 juta ton. 

Saat ini, kapasitas produksi Inalum di pabrik Kuala Tanjung, Sumatera Utara, mencapai 250.000 ton aluminium ingot dan diharapkan menjadi 500.000 ton pada 2025.

Pada kesempatan serupa Direktur Keuangan Oggy Achmad Kosasih menambahkan, nilai investasi tersebut akan dipenuhi dari kas internal sekitar 30% dan pinjaman perbankan 70%. 

"Namun, investasi tahapan selanjutnya bergantung dengan teknologi yang kita gunakan. Oleh sebab itu, kita harus inline dengan teknologi saat itu, sehingga kita bisa efisiensi agar kita dengan listrik yang sama bisa mengh

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dirjen PKH Nasrullah mendampingi Mentan SYL saat penyerahan bantuan hadapi PMK

Rabu, 18 Mei 2022 - 22:58 WIB

Kendalikan PMK, Kementan Kirim Obat-Obatan dan APD ke Beberapa Wilayah

Dalam upaya melakukan pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, Kementerian Pertanian (Kementan) gerak cepat mengirimkan logistik kesehatan berupa Vitamin, Antibiotik, Antipiretik,…

Exabytes Indonesia

Rabu, 18 Mei 2022 - 22:33 WIB

47% Sudah Go Digital, Exabytes Indonesia Ajak Pelaku UMKM Transisi Bisnis ke Online

Perkembangan industri 4.0 dan transformasi digital saat ini menjadi kunci utama bergeraknya UMKM. Seiring dengan tantangan yang semakin berat dan pasca masa pandemi kemarin, tiga persoalan UMKM…

Petugas antisipasi penyebaran PMK

Rabu, 18 Mei 2022 - 22:21 WIB

Mentan SYL Optimis PMK Dapat Diatasi Segera

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengaku optimis penanganan penyakit mulut dan kuku (PMK) dapat dikendalikan secara cepat.

Bank BTN meraih fasilitas pinjaman dari Japan International Cooperation atau JICA, Citi Bank, dan BCA. Adapun nilai pinjamannnya sebesar USD 100 juta. Dana segar tersebut rencananya akan disalurkan BTN ke masyarakat khususnya segmen milenial dalam bentuk KPR non subsidi.

Rabu, 18 Mei 2022 - 22:12 WIB

Pembiayaan Rumah Rakyat, Bank BUMN Jawara KPR Ini Dapat Dukungan Pendanaan dari JICA, Citi Bank dan BCA

Jakarta-PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mendapat dukungan dari Japan International Cooperation Agency (JICA) Citi Bank dan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) senilai total USD 100 juta…

PT Pegadaian

Rabu, 18 Mei 2022 - 22:01 WIB

Tanggapan Pegadaian Atas Pemberitaan Tentang Gugatan Hak Cipta Tabungan Emas

Jakarta- PT Pegadaian menanggapi pemberitaan media tentang adanya gugatan melalui Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terhadap PT Pegadaian atas dugaan pelanggaran hak cipta layanan Tabungan Emas…