Volume Transaksi Timah Naik Meski Harga Timah ICDX Melemah 50 Poin

Oleh : Hariyanto | Rabu, 27 September 2017 - 17:18 WIB

Indonesia Commodity and Derivative Exchange- ICDX
Indonesia Commodity and Derivative Exchange- ICDX

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Varian timah TINPB300 yang diperdagangkan Indonesia Commodity and Derivative Exchange- ICDX pada penutupan perdagangan Rabu (27/9/2017), pukul 16.00 WIB, melemah 50 poin menjadi US$ 20.800 per ton. Sedangkan pada penutupan perdagangan (26/9/2017), masih berada di level US$ 20.850 per ton.

Dikutip dari keterbukaan informasi ICDX, volume transaksi timah varian TINPB300 mengalami kenaikan menjadi 68 lot, sedangkan sehari sebelumnya hanya sebanyak 19 lot.
Selain varian TINPB300, pelaku usaha anggota ICDX juga bertransaksi timah pada varian Bulletin TINPB300 sebanyak 8 lot. Harga yang disepakati juga berada di level US$ 20.800 per ton.

Perdagangan timah ekspor ICDX pada penutupan Rabu (27/9/2017), hanya tercatat sebanyak 76 lot dari dua varian TINPB300 dan Buletin TINPB300. Sedangkan pada varian lainnya tidak terjadi transaksi dari pelaku usaha timah.

Meski harga timah cenderung melemah 50 poin, volume transaksi timah ekspor ICDX mengalami lonjakan sebanyak 51 lot menjadi 76 lot dari perdagangan Selasa (26/9/2017).

Melemahnya harga timah ICDX itu diperkirakan karena para pelaku usaha buyer masih memiliki jumlah persediaan yang cukup. Hal itu tampak dari penutupan perdagangan Senin (25/9/2017), pada varian TINPB300 mencatatkan volume transaksi sebanyak 133 lot.

Sentiment negatif pasar global diperkirakan masih akan mempengaruhi pergerakan harga timah ekspor ICDX hingga akhir 2017. Indikasi itu tampak dari penguatan harga timah yang berada di level rerata US$ 20.697,3 per lot selama periode perdagangan di bulan September 2017.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Dr Ningrum Natasya Sirait SH, Mli. (foto doc usu.ac.id)

Senin, 27 Mei 2019 - 19:45 WIB

KPPU Tak Berwenang Awasi Kemitraan Sawit

JAKARTA – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dinilai tidak berwenang mengawasi kemitraan inti-plasma yang terjadi di perkebunan kelapa sawit. Pasalnya dasar hukum yang digunakan oleh…

PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA)

Senin, 27 Mei 2019 - 18:35 WIB

Ciptakan SDM Berkualitas, Kemenperin Gandeng Chandra Asri Bangun Politeknik Petrokima

Pemerintah terus berkomitmen untuk pengembangkan industri petrokimia dalam negeri agar semakin berdaya saing di kancah global. Salah satu upayanya melalui penyiapan sumber daya manusia yang…

Hotel Pullman Central Park Jakrta Buka Puasa Bersama (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 27 Mei 2019 - 18:00 WIB

Pullman Jakarta Central Park Buka Puasa Bersama Ibu Guru Kembar dan Siswa Sekolah Darurat Kartini

Pullman Jakarta Central Park Bersama dengan Ibu Guru Kembar—Rossy dan Rian berbagi kebahagiaan Bulan Ramadhan dengan siswa siswi Sekolah Darurat Kartini yang bertempat di Lodan Ancol Jakarta…

Ilustrasi Industri Manufaktur (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 27 Mei 2019 - 17:10 WIB

Triwulan I/2019, Industri Manufaktur Mampu Tumbuh di Atas Ekonomi Nasional

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto menyebutkan, sejumlah industri manufaktur mampu berkinerja di atas pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan I tahun 2019. Pertumbuhan ekonomi…

Kemenkop dan UKM kerja sama dengan Baznas Berdayakan Zakat

Senin, 27 Mei 2019 - 16:38 WIB

Kemenkop dan Baznas Sepakat Berdayakan Usaha Mikro Melalui Zakat

Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Yuana Sutyowati mengatakan, kerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bertujuan untuk mewujudkan sinergi dalam memberdayakan usaha…