INDUSTRY.co.id - JAKARTA – Industri modest fashion Indonesia terus menunjukkan perkembangan signifikan. Tidak lagi sekadar mengandalkan kreativitas desain, sektor ini kini bergerak menuju industri yang lebih terintegrasi dengan orientasi bisnis dan pasar internasional.
Transformasi tersebut menjadi fokus utama penyelenggaraan Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MOTIONFEST) X Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) melalui tema “Indonesia’s Integrated Modest Fashion Ecosystem: Transforming Modest Fashion Brands into Global Business”.
Menghadirkan lebih dari 250 desainer dan jenama, IN2MOTIONFEST X JMFW menjadi panggung kolaborasi industri modest fashion Indonesia yang menghubungkan kreativitas, kekayaan wastra Nusantara, penguatan kapasitas usaha, hingga perluasan akses pasar global.
Perhelatan ini mengedepankan sinergi strategis Bank Indonesia dan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia bersama berbagai mitra terkait untuk membangun ekosistem modest fashion yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Melalui langkah tersebut, Indonesia semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu negara potensial dalam industri modest fashion dunia, sekaligus mewujudkan ambisi menjadi global modest fashion sourcing hub atau pusat pengadaan produk modest fashion berkelas internasional.
Salah satu keunggulan yang diangkat dalam IN2MOTIONFEST X JMFW adalah kekayaan wastra Nusantara. Kain tradisional dari berbagai daerah tidak hanya menjadi elemen estetika, tetapi juga identitas budaya dan nilai tambah yang membedakan produk modest fashion Indonesia di pasar internasional.
Pemanfaatan wastra lokal juga menjadi bagian dari pengembangan produk sustainable modest fashion yang mengedepankan kreativitas, kearifan lokal, serta keberlanjutan industri kreatif.
Bank Indonesia turut mengambil peran dalam memperkuat fondasi industri melalui pembinaan perajin wastra dan pelaku usaha modest fashion di berbagai daerah. Program tersebut dijalankan melalui Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) di seluruh Indonesia.
Sejak 2018, Bank Indonesia juga menginisiasi program Industri Kreatif Syariah (IKRA) untuk mendorong pertumbuhan sektor modest fashion sebagai bagian dari pengembangan ekonomi syariah nasional.
Dalam penyelenggaraan IN2MOTIONFEST X JMFW, produk unggulan UKM binaan Bank Indonesia dan anggota IKRA Indonesia mendapatkan kesempatan tampil bersama desainer nasional maupun internasional.
Keberagaman budaya Indonesia tercermin melalui partisipasi jenama modest fashion dari berbagai wilayah, mulai dari Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, hingga kawasan Indonesia Timur.
Dari Sumatera, sejumlah jenama yang berpartisipasi antara lain Ija Kroeng X Amanah, Tenun Kutaraja, Rumah Tenun Nadira, Kyan Ulos, Mojao.Art, Thiffa Qaisty, Metamorfosis, Sepiak, Batik Jambi Berkah, hingga Batik Siger.
Wilayah Jawa dan Bali turut menampilkan beragam karya dari jenama ternama maupun pelaku usaha kreatif daerah. Di antaranya Hannie Hananto, Batik Chic, Roemah Kebaya Vielga, Dechantique X Rumah Batik Palbatu, Klambikoe, Nissa Khoirina, TutyAdib, Studio Ikaten, Gita Orlin, Pelanusa, Krins Studios, dan Agung Bali Collection.
Sementara itu, dari Kalimantan hadir berbagai jenama yang mengangkat kekayaan tekstil lokal, seperti Rumah Ampiek X Nadhila Shabrina, BornNeo X Jazila, Griya Batik Umy Lasega, Alina Sasirangan, dan Fahmi Sasirangan.
Partisipasi dari Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Indonesia Timur juga memperkaya keberagaman koleksi. Beberapa di antaranya FFFbyFerry, Lily Tenun Gallery, Rowa, Butik Luthfiah, Padu Padan Tenun by Erwin Yuan, Gabys Collection, Puta Dino Kayangan, serta Kasuari Batik.
Kehadiran jenama dari berbagai daerah tersebut memperlihatkan bahwa potensi modest fashion Indonesia tidak hanya terpusat di kota-kota besar. Setiap wilayah memiliki karakter tekstil, motif, dan tradisi yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.
Selain pelaku UKM, IN2MOTIONFEST X JMFW juga menghadirkan desainer nasional yang berkontribusi dalam pengembangan modest fashion berbasis kekayaan tekstil Indonesia.
Tiga desainer yang tergabung dalam Dewan IKRA, yakni Ali Charisma, Itang Yunasz, dan Wignyo, kembali menampilkan koleksi terbaru dengan sentuhan wastra Nusantara.
Panggung tersebut juga menjadi ruang apresiasi bagi para pemenang kompetisi desain busana berbasis wastra lokal dalam Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Bank Indonesia 2026.
Dalam IN2MOTIONFEST X JMFW, desainer dari 10 negara turut menampilkan koleksi yang memadukan kreativitas global dengan wastra dan produk hijab dari jenama Indonesia.
Lebih dari sekadar pertukaran kreativitas, kerja sama ini membuka peluang terbentuknya rantai pasok global yang melibatkan pelaku industri modest fashion Indonesia.
Perkembangan IN2MOTIONFEST X JMFW memperlihatkan bahwa masa depan industri modest fashion Indonesia bertumpu pada integrasi antara kreativitas, kekayaan budaya, kapasitas produksi, dan kekuatan bisnis.
Dukungan Bank Indonesia, Kementerian Perdagangan, desainer nasional, pelaku UKM, serta mitra internasional menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem industri yang saling terhubung.
Kehadiran lebih dari 250 desainer dan jenama, pemanfaatan wastra dari berbagai daerah, serta kolaborasi dengan desainer dari 10 negara menjadi gambaran besarnya potensi yang dimiliki Indonesia.