INDUSTRY.co.id - JAKARTA - PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) meraih penghargaan The Best Green Industrial Manufacturing Excellent pada ajang Industry Award 2026.
Penghargaan diserahkan CEO INDUSTRY.co.id sekaligus Ketua Dewan Juri, Nandi Nanti kepada Corporate Secretary Arwana Citramulia, Felix, di President Lounge, Menara Batavia, Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Dalam pernyataan tertulisnya, Dewan Juri menilai ARNA, produsen keramik nasional, konsisten menerapkan prinsip industri hijau di seluruh rantai operasional.
"Arwana telah menunjukkan kepemimpinan yang luar biasa dengan menggabungkan inovasi manufaktur hijau dan kinerja operasional yang mengesankan," sebut Dewan Juri.
ARNA juga berhasil mencatatkan efisiensi energi yang signifikan, penurunan emisi karbon lebih dari 20 persen, serta penerapan sistem sirkulasi air 100 persen atau zero water discharge.
Keunggulan lainnya terletak pada empat pilar keberlanjutan. Pertama, pemanfaatan energi bersih melalui implementasi panel surya atap berskala besar dan konversi teknologi ke energi rendah emisi di lini produksi.
Kedua, efisiensi sumber daya dan circular economy dengan daur ulang 100 persen limbah cair operasional dan pemanfaatan kembali sisa material produksi.
Ketiga, sertifikasi hijau berstandar global, termasuk sertifikat Industri Hijau level tertinggi dari Kementerian Perindustrian secara berturut-turut dan standar Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001.
Keempat, inovasi produk ramah lingkungan berupa pengembangan keramik bermutu tinggi dengan jejak karbon minimal tanpa mengurangi kekuatan dan estetika.
Dengan penghargaan ini, ARNA semakin mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin industri keramik hijau di Indonesia.
"Penerapan energi bersih, efisiensi sumber daya, dan komitmen yang teguh terhadap sertifikasi hijau menetapkan tolok ukur baru bagi transformasi industri hijau sekaligus mendukung target Net Zero Emission (NZE) Indonesia," tutup Dewan Juri.
Proses Penilaian
Pada ajang ini, penilaian dilakukan melalui tiga lapis pendekatan, yakni desk research, media monitoring, dan expert judgement.
Dari 200 perusahaan yang ditelaah, seleksi mengerucut menjadi 60 perusahaan. Selanjutnya, ditetapkan tiga kategori utama, yakni Special Recognition, Tokoh Industri 2026, dan 25 perusahaan industri terbaik berdasarkan kriteria performa bisnis, ESG, GCG, serta transformasi teknologi.
Acara penghargaan tersebut menghadirkan Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kementerian Perindustrian, Emmy Suryandari, S.T., M.T.M., sebagai keynote speaker yang mewakili Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza.