INDUSTRY.co.id - JAKARTA - PT Niramas Utama Tbk dengan merek INACO meraih penghargaan The Best FMCG Technology Innovation & Market Expansion Excellent dalam ajang Industry Award 2026.
Penghargaan dianugerahkan dalam acara yang digelar media INDUSTRYcoid di President Lounge, Menara Batavia, Jakarta, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Industry Award 2026 mengusung tema "Driving Sustainable Growth Through Excellence in Governance and Digital Transformation".
CEO INDUSTRYcoid sekaligus Ketua Dewan Juri, Nandi Nanti, mengatakan penilaian dilakukan melalui tiga lapis pendekatan, yakni desk research, media monitoring, dan expert judgement. Dari 200 perusahaan yang ditelaah, mengerucut menjadi 60 nominasi dan menetapkan tiga kategori utama, yakni Special Recognition, Tokoh Industri 2026, dan 25 perusahaan industri terbaik berdasarkan performa bisnis, ESG, GCG, dan transformasi teknologi.
Acara menghadirkan Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kementerian Perindustrian, Emmy Suryandari, S.T., M.T.M., sebagai keynote speaker mewakili Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza.
Dalam ajang tersebut, INACO sebagai produsen minuman jeli dan pelopor makanan dessert berbasis serat kelapa alami Nata de Coco dinilai unggul dalam empat pilar.
Pertama, efisiensi portofolio dan lonjakan profitabilitas pasca-IPO. Setelah listing di Bursa Efek Indonesia pada pertengahan 2026 dengan kode saham JELI, INACO melakukan SKU rationalization. Langkah menghentikan varian bermargin rendah itu berhasil melambungkan laba bersih audited hingga 220 persen.
Kedua, inovasi teknologi minuman dan digitalisasi distribusi. Perseroan menerapkan Internet of Things (IoT) pada lini sterilisasi dan otomatisasi sistem ERP SAP S/4HANA. Teknologi ini memperkuat ekosistem distribusi minuman yang kini mencakup 251 titik domestik dan pasar ekspor strategis di Amerika Serikat, Jepang, hingga Tiongkok.
Ketiga, agresivitas ekspansi pasar global. Melalui program INACO Goes to Korea, perseroan memperluas jaringan pasar internasional. Dana hasil IPO juga dialokasikan untuk penetrasi ke pasar baru potensial seperti India dan Filipina, dengan tetap mempertahankan standar keselamatan kerja Zero Accident di seluruh operasional.
Keempat, pionir inovasi hijau berbasis ekonomi sirkular. Komitmen keberlanjutan diwujudkan lewat kemitraan dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk mengolah limbah industri kelapa menjadi produk bernilai tambah. Komitmen ini memperkuat posisi INACO di ekosistem industri halal dan hijau. Sebelumnya, INACO meraih Best Export Expansion di Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) dari Kemenperin.

INACO bersama perusahaan manufaktur lain meraih Industry award 2026
"PT Niramas Utama Tbk telah meraih status kelas dunia dengan memadukan inovasi produksi minuman yang canggih dengan ekspansi pasar yang agresif. Lonjakan laba bersih 220 persen sambil memperluas ke 251 titik distribusi dan memasuki pasar strategis baru seperti Korea Selatan, India, dan Filipina menetapkan tolok ukur monumental di sektor minuman FMCG," urai Dewan Juri Industry Award 2026.
Dengan penghargaan ini semakin mengukuhkan INACO sebagai pemimpin industri minuman berbasis teknologi dan inovasi di Indonesia.