INDUSTRY.co.id - JAKARTA - JOE Green Group meraih penghargaan Most Outstanding Green Building Innovation Leader dalam ajang Industry Award 2026.
Penghargaan tersebut dianugerahkan dalam acara yang digelar media INDUSTRYcoid di President Lounge, Menara Batavia, Jakarta, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Industry Award 2026 mengusung tema "Driving Sustainable Growth Through Excellence in Governance and Digital Transformation".
CEO INDUSTRYcoid sekaligus Ketua Dewan Juri, Nandi Nanti, mengatakan penilaian tahun ini menggunakan tiga lapis pendekatan, yakni desk research, media monitoring, dan expert judgement. Dari 200 perusahaan yang ditelaah, seleksi mengerucut menjadi 60 nominasi hingga menetapkan tiga kategori utama, yakni Special Recognition, Tokoh Industri 2026, dan 25 perusahaan industri terbaik berdasarkan performa bisnis, ESG, GCG, dan transformasi teknologi.
Acara tersebut menghadirkan Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kementerian Perindustrian, Emmy Suryandari, S.T., M.T.M., sebagai keynote speaker yang mewakili Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza.
Dalam ajang tersebut, penghargaan diterima langsung oleh Founder dan CEO JOE Green Group, Budiman Widjaja.
Penghargaan tertinggi ini diberikan atas keberhasilan perusahaan mentransformasi limbah padat anorganik menjadi solusi material bangunan berteknologi tinggi yang lebih ringan, kuat, dan ramah lingkungan.
Dewan Juri menetapkan JOE Green Group sebagai pemenang tunggal berdasarkan tiga pilar keunggulan.
Pertama, inovasi produk konstruksi berkelanjutan. JOE Green Concrete Panel dan LiGrA merupakan solusi wall system dan agregat ringan generasi baru. LiGrA diproduksi dari daur ulang Coal Bottom Ash, Demolition Waste, Bauxite Waste, Marine Clay, dan Post-Consumer Waste Glass. Produk ini telah mengantongi sertifikat Green Label Singapore No. 022-015 untuk Eco-Friendly Building Material dengan kandungan 30 persen Recycled Content. Turunannya seperti KUL Lightweight Screed, KUL Thermal Plaster, Acoustic Board, Insulation Board, Fire Door Core, dan Reinforced Lightweight Concrete telah diaplikasikan untuk konstruksi, geoteknik, floating structures, hingga horticulture dan hydroponic.
Kedua, kepemimpinan global dan standar ESG. Berkantor pusat di Amazana JOE Green HQ Singapore, JOE Green telah berekspansi ke Indonesia melalui PT JOE Green Indonesia dan PT Eco Panel System di Serang, Banten, serta ke Malaysia melalui JOE Green Procast Sdn Bhd dan Gramata Fordea Sdn Bhd di Johor. Dengan semangat Go Green Go Global, JOE Green membangun reputasi di lebih dari 20 negara termasuk China, India, Jepang, Australia, dan kawasan Eropa. Perusahaan memegang sertifikasi bergengsi Green Label Singapore, bizSAFE Star, CIDB Malaysia, SME500 Singapore, Enterprise 50, dan BEL Asia Awards 2017.
Ketiga, komitmen ekonomi sirkular dan zero waste. Melalui teknologi LiGrA "The Art of Lightweight Technology", JOE Green menjalankan prinsip Zero Waste Manufacturer dan Recycled Green Concrete. Pendekatan ini mengubah limbah industri menjadi The Right Aggregates for Concrete, Construction & Other Industries. Aplikasi LiGrA untuk Soil Stabilisation, Subgrade Improvement, dan Bridge Abutments turut mendukung pengurangan jejak karbon di sektor konstruksi.
Dewan Juri Industry Award 2026 menyampaikan:
"JOE Green Group telah menetapkan tolok ukur baru dalam konstruksi berkelanjutan dengan mengubah limbah industri menjadi material bangunan berkinerja tinggi. Melalui LiGrA dan JOE Green Concrete Panel, perusahaan menunjukkan inovasi yang luar biasa, skalabilitas global, dan komitmen yang kuat terhadap prinsip ekonomi sirkular. Pendekatan mereka membentuk masa depan infrastruktur hijau di Asia dan sekitarnya."
Dengan penghargaan ini, JOE Green Group mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin inovasi green building yang tidak hanya menghadirkan solusi material konstruksi berkelanjutan, tetapi juga menjadi motor penggerak transformasi industri konstruksi menuju ekonomi sirkular dan infrastruktur hijau masa depan.