INDUSTRY.co.id - JAKARTA – PERURI resmi menggelar Graduation Day Peruri Digital Entrepreneur Academy (PEDIA) 2026 pada Minggu (25/10) di Swasana Lippo Kuningan Grand Ballroom, Jakarta Selatan.
Program inkubasi bisnis intensif selama lebih dari tiga bulan ini menjadi langkah strategis PERURI dalam mendorong transformasi digital serta meningkatkan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia.
Puncak acara PEDIA 2026 ditandai dengan pemberian penghargaan kepada delapan UMKM peserta yang menunjukkan perkembangan bisnis dan kemampuan beradaptasi dengan ekosistem digital. Selain menjadi ajang apresiasi, kegiatan ini juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperluas jejaring pasar dan membangun kolaborasi bisnis.
Acara dibuka melalui sambutan Head of Corporate Secretary PERURI, Adi Sunardi, kemudian dilanjutkan oleh Sekretaris Jenderal Asosiasi Business Development Indonesia (ABDSI), Siti Nur Maftuhah, yang mewakili fasilitator program PEDIA 2026.
Peruri Digital Entrepreneur Academy atau PEDIA merupakan inisiatif strategis PERURI melalui unit Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk memperkuat kapasitas dan daya saing UMKM di era digital.
Melalui program inkubasi dan pendampingan berkelanjutan, peserta tidak hanya mendapatkan penguatan strategi bisnis, tetapi juga dibekali kemampuan mengoptimalkan pemasaran digital, memanfaatkan teknologi, serta mengembangkan operasional usaha agar lebih kompetitif.
PEDIA 2026 menghadirkan tiga modul utama, yaitu Business Approach, Business Opportunity, dan Business Acceleration. Ketiganya dirancang untuk membantu peserta memahami pengembangan strategi bisnis digital, optimalisasi pemasaran dan storytelling, pemanfaatan marketplace, serta pengelolaan hubungan pelanggan melalui Customer Relationship Management (CRM).
Peserta juga diperkenalkan dengan Peruri Shield, solusi teknologi digital PERURI yang mendukung keamanan transaksi dan keandalan dokumen usaha. Pembekalan ini diharapkan membantu UMKM membangun proses bisnis yang lebih aman dan tepercaya di tengah perkembangan ekonomi digital.
Head of Corporate Secretary PERURI, Adi Sunardi, menegaskan bahwa penguatan UMKM merupakan bagian penting dalam mendukung pertumbuhan perekonomian nasional.
“Di sinilah PERURI hadir mengambil peran aktif dalam memajukan UMKM agar lebih berdaya saing, mandiri, dan naik kelas," jata Adi Sunardi.
"Selamat kepada seluruh peserta PEDIA 2026 yang telah berhasil menyelesaikan masa inkubasi selama 3 bulan. Ke depan, kami berharap para UMKM peserta PEDIA 2026 semakin adaptif dalam memanfaatkan teknologi digital untuk membantu usahanya lebih maju di era digital yang kompetitif,” katanya lagi.
Sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian peserta selama mengikuti program inkubasi, PERURI memberikan penghargaan kepada delapan UMKM dalam sesi Awarding Session PEDIA 2026. Penghargaan tersebut terbagi menjadi tiga kategori juara utama dan lima kategori khusus.
• Juara 1: HOOF ID
• Juara 2: Twiko
• Juara 3: Zayru
• Best PEDIA Journey 1: Bambu Tresno
• Best PEDIA Journey 2: Sewish & Rich
• Best PEDIA Journey 3: BuSoni
• Best Digital Transformation: Madu NP
• Most Improved Business: Dakara Indonesia
Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas komitmen peserta dalam menjalani proses pendampingan, mengembangkan strategi usaha, dan meningkatkan kesiapan bisnis untuk bersaing di pasar digital.
Selain seremoni kelulusan dan pemberian penghargaan, Graduation Day PEDIA 2026 turut dimeriahkan oleh PEDIA Expo 2026. Pameran ini menampilkan produk-produk unggulan dari 20 UMKM binaan terpilih sebagai sarana memperkenalkan produk kepada khalayak yang lebih luas.
Rangkaian acara ditutup dengan talkshow bertajuk “Growing Together in Digital Economy” yang menghadirkan Arif Rahmat, seorang Coach dan Entrepreneur Professional. Sesi ini menjadi ruang berbagi wawasan mengenai peluang, strategi, dan tantangan pengembangan usaha di tengah pertumbuhan ekonomi digital.