INDUSTRY.co.id - JAKARTA - PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) akan melakukan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) II atau right issue sebanyak 100 miliar saham baru.

Berdasarkan keterbukaan informasi di BEI, aksi korporasi ini ditargetkan meraup dana maksimal 463 juta dollar AS atau setara Rp 8,19 triliun dengan kurs Rp 17.703 per dollar AS per 31 Agustus 2026. 

Manajemen PACK menyebut dana hasil right issue setelah dikurangi biaya emisi akan dialokasikan untuk pelunasan pinjaman, pembelian saham Denway Development Limited (DDL), serta modal kerja perseroan dan entitas anak.

Agar aksi korporasi berjalan sesuai target, PT Eco Energi Perkasa akan melaksanakan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) yang diterimanya dan bertindak sebagai pembeli siaga. 

Nilai siaga yang disiapkan mencapai 418 juta dollar AS atau setara Rp 7,39 triliun.

Perseroan memperkirakan langkah ini akan berdampak positif terhadap kondisi keuangan konsolidasi, terutama dalam memperkuat struktur modal melalui pelunasan pinjaman.

Di sisi lain, perseroan mengingatkan potensi dilusi bagi pemegang saham yang tidak menebus haknya. 

Pemegang saham yang tidak melaksanakan HMETD berisiko terdilusi kepemilikannya hingga 74,6 persen.

Rencana right issue ini akan dimintakan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 30 November 2026.