INDUSTRY.co.id - JAKARTA, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa penerimaan negara di sektor energi serta mineral dan batu bara terus meningkat.
Laporan itu disampaikan Bahlil pada Sidang Kabinet Paripurna Dua Tahun Pertama Pemerintahan Kerja Nyata untuk Negeri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Bahlil menyebut realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) periode Januari-Oktober 2026 sudah mencapai Rp 127,74 triliun atau hampir 96 persen dari target APBN sebesar Rp 133,63 triliun.
"Target kita nanti untuk membantu Menteri Keuangan dalam rangka menambal defisit terhadap subsidi BBM itu kita akan mencapai Rp 165 triliun Pak Menteri Keuangan. Jadi, surplus sekitar Rp 30 triliun, ini untuk PNBP," ujar Bahlil.
Pemerintah menargetkan PNBP sektor energi dan minerba hingga akhir tahun menembus Rp 165 triliun. Kelebihan penerimaan sekitar Rp 30 triliun dari target APBN tersebut akan digunakan untuk memperkuat ruang fiskal negara, terutama untuk pembiayaan subsidi BBM.
Capaian ini menjadi sinyal positif ketahanan fiskal di tengah volatilitas harga energi global.