INDUSTRY.co.id - JAKARTA - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) memutuskan untuk membagikan dividen interim tunai tahun buku 2026 dengan total nilai Rp 300 miliar.

Berdasarkan keterbukaan informasi, keputusan dividen ini diambil melalui Rapat Direksi yang telah disetujui Dewan Komisaris pada 21 Oktober 2026.

Pembagian dividen didasarkan pada kinerja keuangan perseroan per 30 Juni 2026. 

Hingga semester pertama tahun ini, SIDO mencatat laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 333,65 miliar.

Perseroan juga memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp 1,14 triliun, dengan total ekuitas mencapai Rp 2,99 triliun.

Terkait jadwal, akhir periode perdagangan saham dengan hak dividen (cum dividen) di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 2 November 2026, sedangkan di pasar tunai pada 4 November 2026.

Tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen atau recording date jatuh pada 4 November 2026 pukul 16.00 WIB. 

Pembayaran dividen interim akan dilakukan pada 20 November 2026.

Dengan keputusan tersebut, nantinya para pemegang saham akan mengantongi dividen kurang lebih Rp10 per saham.