Kode Etika Sebagai Konsultan Bisnis & Manajemen

Oleh : Stephanus Tedy Rozali | Minggu, 10 September 2017 - 04:49 WIB

Stephanus Tedy Rozali Business Consultant, Leadership Trainer, and Paradigm Coach (Foto Ist)
Stephanus Tedy Rozali Business Consultant, Leadership Trainer, and Paradigm Coach (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - 1. Saya akan melayani klien saya dengan integritas, kompetensi, independensi, objektivitas, dan profesionalisme.

2. Saya akan saling membangun dengan klien saya harapan yang realistis dari manfaat dan hasil jasa saya.

3. Saya hanya akan menerima tugas yang sesuai dengan pengalaman saya miliki dan kompetensi yang diperlukan. Jika tidak memiliki kompetensi saya hanya akan menetapkan staf atau melibatkan rekan yang memiliki pengetahuan dan keahlian yang dibutuhkan supaya dapat melayani klien saya dengan efektif.

4. Sebelum menerima keterlibatan apapun, saya akan memastikan bahwa saya telah bekerja dengan klien saya untuk membangun saling pengertian tentang tujuan, ruang lingkup, rencana kerja, dan pengaturan biaya.

5. Saya akan memperlakukan secara tepat semua informasi rahasia klien yang tidak diketahui publik, mengambil langkah-langkah untuk mencegah akses oleh orang yang tidak berhak, dan tidak akan mengambil keuntungan dari informasi kepemilikan atau istimewa, baik untuk digunakan sendiri, perusahaan klien, atau klien yang lain, tanpa izin klien yang bersangkutan.

6. Saya akan menghindari konflik kepentingan atau situasi yang serupa dan akan segera mengungkapkan kepada klien keadaan atau situasi yang saya percaya dapat mempengaruhi penilaian atau objektivitas saya.

7. Saya akan menawarkan untuk menarik diri dari tugas konsultasi ketika saya percaya objektivitas atau integritas saya mungkin terganggu.

8. Saya akan menahan diri dari mengundang atau mengajak seorang karyawan dari klien aktif atau tidak aktif untuk mempertimbangkan pekerjaan alternatif tanpa diskusi sebelumnya dengan klien.

Komitmen saya untuk Integritas Finansial: 

9. Saya akan sepakat terlebih dahulu dengan klien dalam hal pengenaan investasi dan ongkos konsultasi dan akan mengenakan investasi yang wajar dan sepadan dengan nilai layanan yang diberikan dan tanggung jawab yang diterima.

10. Saya tidak akan menerima komisi, remunerasi, atau keuntungan lainnya dari pihak ketiga sehubungan dengan rekomendasi saya ke klien tanpa sepengetahuan dan persetujuan sebelumnya dari klien, dan saya akan mengungkapkan di muka kepentingan keuangan dalam kaitan dengan barang atau jasa yang merupakan bagian dari rekomendasi di atas.

Komitmen saya untuk Publik dan Profesi: 

11. Saya akan menghormati hak-hak konsultasi kolega sesama konsultan dan perusahaan konsultan lainnya dan tidak akan menggunakan informasi atau metodologi milik mereka tanpa izin.

12. Saya akan mewakili profesi dengan integritas dan profesionalisme dalam hubungan saya dengan klien saya, kolega sesama konsultan, dan masyarakat umum.

13. Saya tidak akan mengiklankan layanan saya dengan cara menipu atau menjelek-jelekan atau merendahkan praktik sesama kolega konsultan privat, perusahaan konsultan lainnya, atau profesi konsultan secara umum.

Sebagai Pembicara & Leadership Trainer

  1. Saya akan menggunakan sebagian besar ide dan pengalaman saya sendiri, dan akan memberi kredit kepada orang lain ketika saya mengutip pendapat mereka.
  2. Saya akan jujur ​​ketika sedang di mimbar atau di panggung dan tidak akan pernah membuat pernyataan yang saya tahu tidak benar.
  3. Saya akan melakukan pekerjaan saya dengan maksud memenuhi tujuan klien melalui keterlibatan saya dengan para peserta.
  4. Tujuan saya adalah untuk membantu orang belajar, berpikir, berubah, dan bertindak dan dampak nyata saya yang sesungguhnya terjadi setelah peserta telah meninggalkan ruangan dan mempraktikkan apa yang sudah saya sampaikan dalam hidup mereka sehari-hari.
  5. Saya tidak akan pernah memanipulasi emosi dengan sengaja melalui cerita atau tindakan yang tidak berhubungan dengan tujuan klien.
  6. Saya tidak akan pernah menggunakan materi atau tindakan dengan maksud membangun ego saya sendiri atau citra diri saya tanpa memperhatikan hubungannya dengan topik yang saya bawakan dan memperhatikan kebutuhan peserta.
  7. Saya akan menahan diri dari merubah keyakinan rohani orang lain dan menghormati keragaman, berbagai variasi kepercayaan dan spiritualitas pribadi peserta, tidak peduli seberapa kuat keyakinan pribadi saya.
  8. Saya akan terus menerima umpan balik atau masukan dalam perspektif, sadar bahwa saya tidak pernah sebagus hasil umpan-balik peringkat yang tertinggi atau seburuk hasil umpan-balik yang terendah. Nilai diri saya berasal dari dalam (inside-out).
  9. Material dan publisitas tentang diri saya mencerminkan siapa saya sebenarnya dan tidak melebih-lebihkan diri. Saya tidak akan pernah mengambil kredit atau membuat klaim yang tidak layak atau tidak didukung oleh fakta.
  10. Saya tidak akan pernah membuat klaim yang tidak dapat dipertangungjawabkan, atau mengklaim prestasi yang tidak pernah saya alami.
  11. Dengan kehadiran saya, saya akan membuat perbedaan yang dapat dirasakan seluruh peserta.

Stephanus Tedy Rozali
Business Consultant,  Leadership Trainer, and Paradigm Coach

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Pabrik Petrokimia

Sabtu, 20 April 2019 - 13:05 WIB

Arab Saudi Bakal Bangun Pabrik Petrokimia Senilai Rp84,31 Triliun di Indonesia

Pemerintah Arab Saudi siap menambah investasinya di Indonesia dengan mendirikan pabrik petrokimia senilai USD6 miliar atau setara Rp84,31 triliun.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto:Ridwan)

Sabtu, 20 April 2019 - 12:05 WIB

Usai Pemilu, Menperin Optimis Investasi Industri Kian Agresif

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengaku optimistis akan terjadi peningkatan investasi dan ekspansi di sekkor industri manufaktur seusai penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun…

Fintech (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 20 April 2019 - 11:17 WIB

Koku Raih Pendanaan Pra-Seri A Sebesar US$2 Juta Dari Co-Founder Tencent

Pendanaan Pra-Seri A ini dipimpin oleh Jason Zeng, Co-founder Tencent Holdings dan pendiri perusahaan angel investment asal China, Decent Capital.

Perkebunan kelapa

Sabtu, 20 April 2019 - 11:05 WIB

Kemenperin Pastikan Bisnis Industri Olahan Kelapa di Indonesia Masih Sangat Prospektif

Bisnis industri pengolahan kelapa di Indonesia masih prospektif dan terus berkembang di beberapa wilayah seperti Riau, Sulawesi Utara, Gorontalo, Jambi, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, dan…

Oppo F11 Pro (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Sabtu, 20 April 2019 - 10:59 WIB

Masa Pre-order Selesai, Smartphone Oppo F11 Sudah Tersedia di Pasar Indonesia

Perangkat Oppo F11 menjadi favorit karena kemampuan kamera belakangnya untuk mengambil foto portrait memukau dalam gelap, memori besar, pengisian daya cepat, serta harganya yang cukup terjangkau,…