Great Eastern Life dan OCBC Luncurkan Legacy Protector

Oleh : Herry Barus | Jumat, 08 September 2017 - 07:41 WIB

PT Great Eastern Life Indonesia (Foto ist)
PT Great Eastern Life Indonesia (Foto ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- PT Great Eastern Life Indonesia dan Bank OCBC NISP meluncurkan "Legacy Protector", produk asuransi perlindungan kepada pemegang polis dan kepada keturuannya (anak dan cucu).

"Produk serupa sudah diluncurkan Great Eastern Holdings Limited di Singapura sejak dua tahun lalu, serta baru sekarang ini diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia," kata Presdir dan CEO PT Great Eastern Life Indonesia, Clement Lien di Jakarta, Kamis (7/9/2017)

Clement Lien mengatakan, Great Eastern sebagai perusahaan asuransi tertua dan terbesar di Singapura menempatkan Indonesia sebagai pasar nomor tiga, setelah Malaysia sebagai upaya mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Legacy Protector merupakan produk bancasurrance atau produk asuransi yang dikerjasamakan dengan bank.

Kehadirannya sebagaimana produk asuransi pada umumnya adalah memberikan proteksi secara finansial, hanya saja produk ini memiliki nilai tambah tidak hanya melindungi nasabah tetapi juga kepada penerusnya, jelas Clement Lien.

Sebagamana produk bancasurrance maka produk ini akan didistribusikan melalui jaringan kantor cabang Bank OCBC NISP yang tersebar di Indonesia.

"Setelah beroperasi sekian lama di Indonesia, kami memutuskan untuk mereposisi keberadaan kami sebagai spesialis Bancassurance. Hal ini membuat kami fokus pada pengembangan produk dan peningkatan mutu pelayanan khusus untuk kebutuhan Bancassurance," ungkap Clement Lien.

Clement Lien mengatakan, Great Eastern Indonesia menjadi lebih kreatif ketika menjadi spesialis dan fokus pada pengembangan produk yang unik di pasar. Contoh atas hal ini adalah Legacy Protector yang kami perkenalkan ini.

"Unik karena nasabah akan mendapatkan manfaat lebih jika hidup sehat dan lebih lama. Unik karena kita tidak mengasuransikan diri sendiri, melainkan anak-anak kita bahkan cucu-cucu kita. Produk ini dapat dinikmati oleh 3 sampai 4 generasi ke depan. Produk ini dapat dialihkan pada anak atau cucu kita," ujar dia menambahkan.

Dengan harga premi mulai 10.000 dolar AS, produk ini punya tiga keunggulan utama untuk nasabahnya, yaitu: pendapatan berkesinambungan seumur hidup sampai dengan 2,5 persen per tahun, polis asuransi yang dapat dialihkan ke generasi selanjutnya, dan, aman secara finansial.

"Jaminan proteksi yang diberikan sebesar 105 persen dari nilai premi tunggal yang dibayarkan. Seluruh manfaat ini hadir dalam sebuah paket yang komprehensif dan dapat diperoleh dengan hanya membayarkan premi satu kali saja," ujar dia.

Didukung oleh jaringan kantor cabang Bank OCBC NISP dan jangkauan nasabah yang kuat dan luas, kedua perusahaan yakin kerjasama yang telah terjalin selama ini akan memperkuat komitmen dalam melayani kebutuhan para nasabah dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

"Kami senang dapat bekerjasama dan akan terus melayani nasabah dan masyarakat dengan lebih baik," kata Clement Lien.

Direktur Bank OCBC NISP, Thomas Low mengatakan, Legacy Protector adalah produk solutif yang tepat untuk menyasar nasabah premium, dan juga pelengkap dari varian produk kami yang beragam dan terus bertambah.

Thomas Low juga menambahkan sejauh nasabah potensial yang menanamkan dana dalam bentuk dolar AS dalam jangka panjang sebanyak 30.000 orang, mereka menggunakan mata uang dolar AS karena lebih stabil.

PT Great Eastern Life Indonesia merupakan bagian dari Great Eastern Holdings Limited, grup perusahaan asuransi jiwa tertua dan terbesar di Singapura dan Malaysia. Great Eastern Life saat ini mengelola aset sebesar 71 miliar dolar Singapura dan melayani lebih dari 4 juta pemegang polis.

Great Eastern Life berdiri dan mulai beroperasi di Indonesia sejak tahun 1996.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Penyidikan dan Penyelesaian Sengketa, Direktorat Jenderal HKI Kemenhum-HAM, Brigjen Pol Reinhard Silitonga

Selasa, 21 Mei 2019 - 15:31 WIB

Direktorat Jenderal HKI Tutup Ratusan Portal E-Dagang Bermasalah

Jakarta - Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Kementrian Hukum - HAM melalui Direktorat Penyidikan dan Penyelesaian Sengketa telah menutup ratusan portal e-Dagang bermasalah yang…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat pembukaan Bazar Lebaran di Plasa Industri Kemenperin

Selasa, 21 Mei 2019 - 15:05 WIB

Penuhi Kebutuhan Pegawai dan Masyarakat, Kemenperin Gelar Bazar Lebaran

Kementerian Perindustrian senantiasa mendorong sektor industri manufaktur agar siap memenuhi kebutuhan konsumen terutama di pasar domestik selama bulan Ramadan dan Lebaran.

Hoshinoya Guguan

Selasa, 21 Mei 2019 - 14:45 WIB

Resort Pemadian Air Panas Mewah di Taiwan, Hoshinoya Guguan Akan Resmi Dibuka pada 30 Juni 2019

Perusahaan Manajemen Hotel Terkemuka, Hoshino Resorts akan segera membuka HOSHINOYA di Guguan wilayah pemandian air panas yang terletak di pinggiran kota Taichung, Taiwan, pada 30 Juni 2019…

Tiga Fitur Unggul Baru digibank by DBS dari KTA Hingga Transfer Valas

Selasa, 21 Mei 2019 - 14:20 WIB

Tiga Fitur Unggul Baru digibank by DBS dari KTA Hingga Transfer Valas

Tiga Fitur Unggul Baru digibank by DBS dari KTA Hingga Transfer Valas

Christopher Gultom, Chief Credit Officer & Co-Founder Akseleran

Selasa, 21 Mei 2019 - 14:17 WIB

Pinjaman Online Akseleran ke Merchant Tokopedia Tumbuh Positif

Untuk sektor mikro, Akseleran memfasilitasi pinjaman online untuk merchant Tokopedia dengan rata-rata jumlah pinjaman sebesar Rp10 juta hingga Rp200 juta.