INDUSTRY.co.id - Jakarta-Bank Central Asia (BCA) rupanya enggan untuk menurunkan suku bunga kredit dalam waktu dekat.  Padahal semua sudah mafhum, bahwasanya BI 7 Day Reserve Repo sudah turun  25 basis point dari 4,75% menjadi 4,5%, dengan suku bunga Deposit Facility dan Lending Facility masing-masing sebesar 3,75% dan 5,25%, yang berlaku efektif pada 23 Agustus 2017.

“Turun pasti, jeda waktu tergantung waktu meeting ,” kata Direktur BCA Suwignyo Budiman di Jakarta, Rabu (6/9/2017).

Sebelumnya,  Deputi Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan penurunan suku bunga acuan atau BI 7-day Reverse Repo Rate (BI 7-day RR Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 4,5 persen bisa memberikan ruang untuk membantu pertumbuhan kredit.

"Penurunan suku bunga diharapkan mampu mendorong penyaluran kredit dan mendukung pertumbuhan ekonomi lebih lanjut," kata Perry.

 Perry mengharapkan penurunan suku bunga acuan ini bisa mendorong penyesuaian suku bunga maupun instrumen moneter lainnya di perbankan dalam waktu dekat.

"Melalui penurunan suku bunga operasi moneter maka bisa memaksa perbankan untuk menyalurkan kredit dengan likuiditas yang ada," katanya.