INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) terus mempercepat ekspansi bisnis dengan memperluas proyek properti sekaligus melakukan diversifikasi ke sektor hospitality dan infrastruktur digital. Strategi tersebut mendapat apresiasi dalam ajang Indonesia Property&Bank Award (IPBA) ke-20 Tahun 2026.
Dalam ajang tersebut, WINR meraih penghargaan "The Most Expansive of Mid Scale Property Developer 2026".
Tak hanya perusahaan, Direktur Utama WINR Yusmen Liu juga menerima penghargaan "Young Developer with Diversified Business Vision". Sementara Laxo Global Akses (LGA), perusahaan yang 60% sahamnya diakuisisi WINR, memperoleh penghargaan "The Most Recommended Digital Internet Service Provider Solutions for the Rural Digital Ecosystem Development".
Penghargaan tersebut mencerminkan strategi WINR yang tidak hanya mengandalkan bisnis penjualan properti, tetapi mulai membangun sumber pertumbuhan baru melalui hospitality dan infrastruktur digital.
Ekspansi menjadi salah satu fokus utama WINR pada 2026. Pada semester I 2026, perseroan telah menyiapkan lima proyek strategis di Jabodetabek yang akan dikembangkan secara bertahap sepanjang 2026-2027.
Kelima proyek tersebut tersebar di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi dengan target marketing sales sekitar Rp400 miliar.
Ekspansi ini didukung prospek kebutuhan hunian di kawasan penyangga Jakarta serta pengembangan infrastruktur transportasi seperti LRT, MRT, dan jaringan jalan tol yang semakin memperkuat konektivitas kawasan.
Tak berhenti di Jabodetabek, WINR kemudian memperluas ekspansi ke Pulau Jawa.
Memasuki semester II 2026, perseroan menyiapkan 10 proyek baru, terutama di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Dari proyek-proyek tersebut, WINR membidik marketing sales sekitar Rp880 miliar.
Strategi tersebut menjadi bagian dari roadmap perseroan untuk memperkuat posisi sebagai pengembang properti nasional.
WINR juga mulai memperkuat bisnis hospitality untuk menciptakan sumber pendapatan berulang atau recurring income.
Perseroan menggandeng Artotel Group untuk mengelola tiga hotel di Batam, yakni ROOMS INC Baloi Batam, Artotel Casa Tiban Batam, dan Artotel Trans Barelang Batam.
ROOMS INC Baloi Batam menjadi proyek yang paling dekat dengan tahap operasional. Hotel bintang tiga tersebut memiliki 64 kamar di Tower A serta fasilitas meeting room dan café di Tower B dan ditargetkan mulai beroperasi pada 2026.
Sementara Artotel Casa Tiban dan Artotel Trans Barelang merupakan bagian dari pengembangan hospitality lanjutan WINR di Batam.
Artotel Casa Tiban merupakan hotel bintang empat dengan lima tower dan total 265 unit di kawasan Winner Mangrove.
Sedangkan Artotel Trans Barelang terdiri atas tiga tower dengan total 201 unit di kawasan Winner Gosyen Park, dekat Jembatan Barelang.
Diversifikasi tersebut memungkinkan WINR tidak hanya memperoleh pendapatan dari penjualan properti, tetapi juga mengembangkan aset yang berpotensi menghasilkan recurring income.
Langkah diversifikasi WINR semakin agresif dengan masuk ke sektor infrastruktur digital. Perseroan mengakuisisi 60% saham PT Laxo Global Akses (LGA), perusahaan yang bergerak di bidang layanan internet dan infrastruktur digital.
Akuisisi tersebut menjadi bagian dari strategi WINR untuk membangun ekosistem properti berbasis digital.
Infrastruktur LGA nantinya dapat mendukung berbagai layanan di kawasan yang dikembangkan WINR, mulai dari internet, fiber optik, smart home, smart security, Internet of Things (IoT), hingga layanan digital lainnya.
Strategi ini juga diarahkan untuk mendukung rencana pengembangan kawasan berbasis Smart City di Bogor.
Pada tahap awal, kawasan tersebut direncanakan memiliki luas sekitar 30 hektare, dengan potensi pengembangan secara bertahap hingga sekitar 1.000 hektare.
"Kami ingin membangun ekosistem yang memberikan nilai tambah bagi penghuni, tenant, dan seluruh pemangku kepentingan. Selain memperkuat daya saing proyek-proyek Perseroan, kami melihat potensi terciptanya sumber pendapatan berulang (recurring revenue)," ujar Yusmen.
Rangkaian strategi tersebut memperlihatkan perubahan arah bisnis WINR. Perseroan tidak lagi hanya berfokus pada pengembangan dan penjualan properti, tetapi mulai mengintegrasikan properti, hospitality, teknologi, dan infrastruktur digital dalam satu ekosistem.
Yusmen mengatakan WINR ke depan tidak hanya ingin dikenal sebagai pengembang properti.
"Ke depan, WINR tidak hanya ingin dikenal sebagai pengembang properti, tetapi juga sebagai pengembang kawasan modern yang mengintegrasikan infrastruktur digital, konektivitas, teknologi, dan layanan dalam satu ekosistem," ungkapnya.
Penghargaan dalam IPBA ke-20 tersebut sekaligus menjadi pengakuan terhadap strategi diversifikasi yang tengah dijalankan WINR.
Dengan ekspansi proyek di Jabodetabek, Yogyakarta dan Jawa Tengah, pengembangan hospitality di Batam, serta masuknya perseroan ke bisnis infrastruktur digital, WINR tengah membangun sejumlah sumber pertumbuhan baru untuk menopang kinerja perusahaan dalam jangka panjang.