INDUSTRY.co.id - Gubernur Kalimantan Utara, Irianto Lambrie mengharapkan dukungan Wakil Presiden, Yusuf Kalla soal rencana pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Provinsi Kaltara.
"Masalah akselerasi KEK di Kaltara akan dibahas di Kementerian Perindustrian makanya mengharapkan peran Wapres Yusuf Kalla untuk membantu realisasinya," kata Gubernur Kaltara melalui keterangan pers yang disampaikan Humas Pemprov Kaltara kepada Antara di Nunukan, Kamis (22/12)
Ia juga mengharapkan, Yusuf Kalla bersedia mengunjungi provinsi ke-34 tersebut untuk melihat langsung kondisi atau potret wilayah perbatasan yang masih banyak ketertinggalan.
Pembangunan KEK menjadi program unggulan dan prioritas Pemprov Kaltara maka perlu adanya kerjasama dan dukungan pemerintah pusat agar berjalan dengan baik dan lancar.
Pemerintah pusat telah menetapkan tujuh KEK baru yang semuanya dibangun di luar Pulau Jawa yaitu akan dibangun di Sorong (Papua), Merauke, Maluku, Sulsel, NTT, Kaltara dan Kalbar.
Sekaitan dengan rencana pembangunan KEK di Kaltara, pemerintah pusat telah meminta pemprov di daerah itu untuk segera menyediakan legalitas lahan yang akan digunakan agar tidak ada permasalahan yang dapat menghambat proses pembangunannya.
Pembangunan KEK di provinsi itu diwacanakan berada dalam lokasi Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) di Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan.
Irianto Lambrie menegaskan, segala persiapan yang dibutuhkan akan dirampungkan akhir Desember 2016 terutama legalitas lahan dimana pemkab Bulungan telah menghibahkan lahan sekitar 300 hektar termasuk studi kelayakannya.(Hrb)