INDUSTRY.co.id - JAKARTA — PT Indofood Sukses Makmur Tbk (Indofood) memanfaatkan ajang Semasa Piknik 2026 sebagai sarana memperkuat dukungan terhadap pengembangan UMKM kuliner sekaligus mendorong penerapan ekonomi sirkular melalui pengelolaan sampah yang bertanggung jawab. Memasuki penyelenggaraan ke-10, festival creative market tersebut menjadi wadah bagi pelaku ekonomi kreatif, komunitas, dan masyarakat untuk memperluas kolaborasi serta membuka peluang usaha.
Melalui Rumah Indofood, perusahaan menghadirkan berbagai merek seperti Pop Mie, Indomilk, Chitato Lite, Sambal Indofood, dan Bogasari untuk menawarkan pengalaman kuliner sekaligus aktivitas kreatif yang menyasar generasi muda dan keluarga muda. Kehadiran tersebut tidak hanya ditujukan untuk memperkenalkan produk, tetapi juga memperkuat keterlibatan dengan konsumen melalui berbagai program interaktif.
Head of Consumer Engagement Marketing PT Indofood Sukses Makmur Tbk, Fierman Authar, mengatakan Semasa Piknik menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus mendukung ekosistem ekonomi kreatif.
"Semasa Piknik tidak sekadar menjadi ajang untuk memperkenalkan produk, tetapi juga kesempatan untuk membangun engagement yang lebih personal, seru, dan relevan. Kehadiran Indofood di Semasa Piknik 2026 menjadi wujud dukungan terhadap semangat kreativitas untuk keberlanjutan yang dekat dengan generasi muda dan keluarga muda masa kini. Rumah Indofood akan menjadi ruang yang dapat menginspirasi konektivitas dan kreativitas, mendukung pelaku usaha lokal, sekaligus mengajak generasi muda untuk menjadi bagian dari perubahan positif," ujarnya.
Selain menghadirkan area piknik, permainan, dan paket produk khusus, Indofood juga mendukung kegiatan Walking Tour yang menjadi salah satu daya tarik Semasa Piknik. Aktivitas tersebut dipadukan dengan pengalaman menikmati produk-produk Indofood sambil menjelajahi kawasan bersejarah Lapangan Banteng.
Di sisi keberlanjutan, Indofood menggandeng Rekosistem untuk mengelola seluruh sampah yang dihasilkan selama tiga hari pelaksanaan festival. Sebanyak 13 titik tempat pengumpulan sampah disediakan di area acara, sementara seluruh limbah akan dipilah dan disalurkan ke mitra daur ulang melalui fasilitas Rekosistem Waste Hub.
Chief Operating Officer Rekosistem, Joshua Valentino, mengatakan kolaborasi tersebut bertujuan meminimalkan dampak lingkungan dari penyelenggaraan acara sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah.
"Kami sangat antusias bisa kembali berkolaborasi bersama Indofood. Kerja sama ini menjadi salah satu upaya bersama untuk memastikan pelaksanaan sebuah acara memiliki dampak seminim mungkin terhadap lingkungan dengan menerapkan praktik pengelolaan sampah yang bertanggung jawab. Semoga berbagai inisiatif yang kita lakukan selama ajang Semasa Piknik 2026 ini dapat menginspirasi aksi kolektif dan semakin mempopulerkan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab untuk Indonesia yang lebih bersih," katanya.
Selama acara berlangsung, pengunjung juga dapat mengikuti Recycling Creative Workshop yang mengajak masyarakat mengubah kemasan bekas, seperti botol Club serta kemasan Indomie dan Chitato, menjadi produk bernilai guna. Edukasi tersebut diperkuat oleh delapan Rekomentor yang memberikan pendampingan langsung mengenai praktik reduce, reuse, dan recycle.
Berdasarkan pengalaman penyelenggaraan sebelumnya, timbulan sampah selama festival diperkirakan mencapai lebih dari 700 kilogram. Rekosistem juga menargetkan edukasi mengenai ekonomi sirkular dapat menjangkau lebih dari 45.000 pengunjung melalui sistem pemantauan digital yang terintegrasi.
Head of Corporate Public Relations PT Indofood Sukses Makmur Tbk, Andrew Hallatu, menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam mendorong keberlanjutan.
"Keberlanjutan adalah perjalanan yang dibangun bersama. Melalui kolaborasi ini, kami berharap semakin banyak masyarakat terinspirasi untuk memulai langkah sederhana dalam mengelola sampah secara bertanggung jawab demi lingkungan yang lebih baik," ujarnya.
Indofood juga memanfaatkan Semasa Piknik untuk memperluas akses pasar bagi UMKM kuliner binaannya. Bogasari menghadirkan tiga mitra usaha, yakni Loafjkt, Mie Bebek by Cha Kitchen, dan Pukis Kota Baru, guna menjangkau segmen konsumen yang lebih muda. Sementara itu, Sambal Indofood membawa mitra food service Bakso Ajo sebagai bagian dari upaya memperkenalkan ragam kuliner lokal kepada pengunjung festival.
Menurut Andrew, keterlibatan UMKM dalam Semasa Piknik merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat ekosistem kuliner nasional.
"Dukungan kami terhadap UMKM dalam ajang Semasa Piknik 2026 merupakan bentuk upaya membangun ekosistem kuliner kreatif Indonesia yang lebih kuat dan berkelanjutan dan sekaligus menjadi bagian dari komitmen jangka panjang Indofood untuk terus membuka ruang kolaborasi, memperluas akses pasar, untuk pertumbuhan UMKM kuliner tanah air," tutupnya.
Semasa Piknik 2026 berlangsung pada 26–28 Juni 2026 di Taman Lapangan Banteng, Jakarta, dengan menghadirkan ratusan tenant kreatif dan kuliner, berbagai aktivitas komunitas, serta menjadi salah satu ajang yang diharapkan mampu memperkuat kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.