INDUSTRY.co.id - JAKARTA — Di tengah ketidakpastian ekonomi dan meningkatnya kebutuhan perencanaan keuangan jangka panjang, PT Asuransi Allianz Life Indonesia bersama PT Bank HSBC Indonesia meluncurkan produk asuransi jiwa berjangka Premier Sovereign Assurance. Produk ini menyasar segmen nasabah affluent yang membutuhkan kepastian perlindungan sekaligus menjaga keberlangsungan rencana keuangan keluarga dalam jangka panjang.
Peluncuran produk tersebut mencerminkan semakin besarnya kebutuhan masyarakat berpenghasilan menengah atas terhadap instrumen proteksi yang tidak hanya memberikan manfaat santunan, tetapi juga mendukung strategi pengelolaan kekayaan dan pewarisan aset.
Premier Sovereign Assurance menawarkan perlindungan jiwa hingga 300% dari Uang Pertanggungan. Produk ini tersedia dalam denominasi rupiah maupun dolar AS dengan pilihan masa perlindungan 20 tahun atau 30 tahun. Nasabah juga dapat memilih masa pembayaran premi selama tiga, lima, atau sepuluh tahun.
Selain itu, produk ini menyediakan fleksibilitas berupa opsi perpanjangan masa asuransi tanpa proses re-underwriting atau pemeriksaan kesehatan ulang. Fitur tersebut dinilai penting untuk mengakomodasi perubahan kebutuhan perlindungan yang berkembang seiring perjalanan hidup dan kondisi finansial nasabah.
Chief of Partnership Distribution Officer Allianz Life Indonesia, Ancilla Lily, mengatakan kebutuhan nasabah saat ini telah berkembang dari sekadar mencari perlindungan dasar menjadi solusi yang mampu menjaga rencana keuangan jangka panjang tetap berjalan ketika risiko kehidupan terjadi.
"Kami melihat bahwa kebutuhan nasabah saat ini tidak hanya proteksi yang kuat, tetapi juga solusi yang dapat membantu menjaga rencana finansial jangka panjang tetap berada pada jalurnya ketika risiko kehidupan terjadi. Premier Sovereign Assurance kami hadirkan sebagai bagian dari upaya Allianz Life Indonesia bersama HSBC Indonesia untuk solusi proteksi yang relevan, dengan struktur manfaat yang kuat sekaligus memberikan fleksibilitas bagi nasabah dalam menyesuaikan perlindungan dengan tahapan kehidupan dan prioritas finansial mereka," ujar Ancilla dalam keterangan resmi, Rabu (24/6).
Dari sisi manfaat, produk ini juga menawarkan manfaat akhir kontrak hingga 150% dari total premi yang telah dibayarkan untuk polis dalam mata uang rupiah dan hingga 75% untuk polis dolar AS. Allianz dan HSBC juga memberikan diskon premi untuk nilai Uang Pertanggungan besar sehingga nasabah dapat memperoleh proteksi lebih tinggi dengan biaya yang lebih efisien.
HSBC menilai tren perencanaan keuangan di kalangan nasabah affluent kini semakin terarah dan berorientasi pada kepastian hasil. Proteksi menjadi salah satu elemen penting dalam menjaga stabilitas aset, memastikan keberlanjutan pendidikan anak, hingga mendukung perencanaan warisan keluarga.
Head of Networks Sales and Distribution HSBC Indonesia, Sumirat Gandapraja, mengungkapkan bahwa kelompok nasabah affluent saat ini memiliki kebutuhan yang semakin spesifik dalam menyusun strategi keuangan jangka panjang.
"Melalui berbagai interaksi dengan para nasabah, kami memahami bahwa nasabah affluent saat ini memiliki ekspektasi yang sangat spesifik dalam perencanaan keuangan mereka. Mereka adalah para perencana yang terstruktur, visioner, dan menuntut kepastian tinggi (high certainty) untuk proteksi diri dan keluarga, terutama dalam mengawal masa produktif, melindungi aset dari risiko utang, serta memastikan dana pendidikan anak berjalan tanpa kendala," kata Sumirat.
Ia menambahkan, Premier Sovereign Assurance dirancang untuk menjawab kebutuhan nasabah yang menginginkan fungsi proteksi yang terpisah secara jelas dari risiko fluktuasi pasar.
"Kehadiran Allianz Premier Sovereign Assurance merupakan jawaban langsung HSBC atas aspirasi tersebut. Kami melihat produk proteksi ini sesuai untuk nasabah yang menginginkan pemisahan fungsi proteksi yang tegas dan bebas dari fluktuasi pasar. Dengan keunggulan manfaat Uang Pertanggungan hingga 300% serta manfaat akhir kontrak sebesar 150% dari total premi, produk ini sekaligus memberikan ketenangan pikiran (peace of mind). Kami percaya solusi ini akan menjadi instrumen krusial bagi nasabah kami dalam mengunci kepastian masa depan finansial dan warisan berharga bagi anggota keluarga," tuturnya.
Melalui kolaborasi ini, Allianz Life Indonesia dan HSBC Indonesia berharap dapat memperkuat penetrasi produk proteksi di segmen affluent sekaligus mendorong kesadaran pentingnya manajemen risiko sebagai fondasi dalam perencanaan kekayaan jangka panjang. Di tengah berbagai tantangan ekonomi, kebutuhan akan instrumen yang menawarkan kepastian manfaat dan fleksibilitas perlindungan diperkirakan akan terus meningkat.