INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat ekosistem industri pesawat nirawak atau drone nasional, khususnya bagi industri kecil dan menengah (IKM), agar mampu bersaing di pasar global.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah memberikan fasilitasi sertifikasi standar internasional bagi pelaku IKM drone untuk meningkatkan kualitas produk dan daya saing ekspor.
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, industri drone merupakan sektor masa depan yang memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan penciptaan lapangan kerja.
“Kemenperin hadir untuk memastikan pelaku IKM drone dapat tumbuh dan berdaya saing tinggi di pasar internasional,” ujar Agus dalam keterangannya, Kamis (7/5).
Berdasarkan data Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas), saat ini terdapat 15 usaha kecil dan 2 usaha menengah di sektor drone yang mampu menyerap 218 tenaga kerja. Total ekosistem industri drone telah mencapai 29 unit usaha dengan nilai investasi mencapai Rp7,17 miliar.
Menurut Agus, IKM drone tidak hanya menjadi pelengkap industri, tetapi juga berperan sebagai inkubator inovasi teknologi berbasis kebutuhan lokal.
Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Reni Yanita mengatakan, pihaknya tengah menjalankan program fasilitasi sertifikasi ISO 9001:2015 hingga Oktober 2026.
Program tersebut meliputi, Pembekalan materi, Pendampingan dokumen, Audit internal, dan Pendampingan audit eksternal hingga sertifikat ISO terbit.
Selain itu, Kemenperin juga memberikan fasilitasi sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan mendukung partisipasi IKM drone dalam berbagai pameran internasional.
Kemenperin juga membuka peluang ekspor baru melalui partisipasi IKM drone dalam ajang BRICS - Science and Innovation Incubation Park (SIIP) di Xiamen, China.
Forum tersebut dinilai membuka peluang pasar potensial ke negara-negara anggota BRICS, termasuk Afrika Selatan.
“Kami mulai memetakan koridor ekspor baru yang potensial bagi produk drone nasional,” kata Reni.
Kemenperin optimistis, dengan pembinaan yang semakin komprehensif, industri drone lokal dapat berkembang menjadi pemain strategis global sekaligus memperkuat struktur industri teknologi tinggi Indonesia.