INDUSTRY.co.id - Jakarta, Dinamika politik internal Himpunan Pengusaha Muda Indonesia menjelang Musyawarah Nasional (Munas) XVIII kian menghangat. Di tengah arus dukungan yang terus bergerak, nama Anthony Leong mencuat sebagai salah satu figur kuat dalam bursa calon Ketua Umum BPP HIPMI periode 2026-2029.
Sejak tahapan resmi dimulai pada 4 April 2026, kontestasi ini bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momentum penting bagi arah masa depan pengusaha muda Indonesia. Dengan puncak pemilihan yang dijadwalkan berlangsung pada 10 Juni 2026, Munas XVIII mengusung tema besar "Sinergi Pengusaha Muda Membangun Kekuatan Nasional."
Di tengah proses tersebut, Anthony Leong disebut telah mengantongi dukungan dari sedikitnya 14 Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI. Dukungan ini datang dari berbagai wilayah seperti Bangka Belitung, Jawa Tengah, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, hingga sejumlah provinsi di Kalimantan, Sulawesi, dan Papua Selatan. Arus rekomendasi ini dinilai sebagai refleksi dari konsistensi pendekatan langsung Anthony kepada pengurus daerah, sebuah langkah yang dianggap tidak berjarak dan berbasis relasi nyata.
Gelombang dukungan itu pun diperkirakan belum mencapai puncaknya. Intensitas komunikasi yang terus dibangun membuka peluang bertambahnya dukungan dari BPD lain yang menilai rekam jejak dan kehadiran Anthony di daerah sebagai faktor kunci.
Saat mengembalikan formulir pendaftaran, Anthony menegaskan bahwa pencalonannya bukan sekadar kontestasi, melainkan upaya mengembalikan HIPMI pada khitahnya.
"Dukungan dari berbagai daerah ini adalah energi besar, namun tanggung jawabnya jauh lebih besar bagaimana aspirasi dari sahabat pengusah HIPMI Daerah harus kita perjuangkan. Semangat kami adalah meng-alignmentkan HIPMI sesuai maksud tujuan, usaha dan upaya, yakni sebagai wadah bagi para pengusaha muda untuk melaju dan berkembang sesuai AD ART HIPMI. HIPMI harus menjadi laboratorium bisnis yang sehat dan baik," kata Anthony.
Baginya, arah perjuangan HIPMI ke depan harus melampaui kepentingan personal dan berfokus pada dampak sosial-ekonomi yang lebih luas.
"HIPMI harus menjadi mesin penggerak ekonomi nasional yang membawa dampak nyata bagi anggota dan masyarakat luas. Ini bukan tentang satu orang, tetapi tentang bagaimana kita semua bergerak dalam harmoni. Kita harus dorong sinergi pengusaha muda mampu memperkuat fundamental ekonomi nasional. Slogan kami jelas: 'Melaju Bersama, Berdampak Nyata'," lanjutnya.
Dalam visinya, kolaborasi strategis dengan pemerintah menjadi salah satu kunci penting untuk membuka peluang bisnis, khususnya di daerah.
"Ke depan, kami ingin membawa HIPMI untuk lebih banyak lagi berkolaborasi dengan pemerintah dalam berbagai lini strategis. Sinergi ini sangat penting agar kebijakan pemerintah dan gerakan dunia usaha bisa berjalan beriringan. Kami ingin setiap pengurus di daerah merasakan peluang bisnis yang konkrit. Jika pengusaha muda di daerah kuat dan fokus pada bisnis, maka ekonomi nasional akan semakin kokoh dari bawah," tuturnya.
Dukungan dari daerah juga diperkuat oleh kesaksian Ketua Umum BPD HIPMI Kalimantan Selatan, Putra Qomaludin Attar Nuriqli. Ia menggambarkan Anthony sebagai figur yang tidak sekadar hadir secara simbolik, tetapi turut membangun kerja sama konkret.
"Bung Anthony sudah beberapa kali secara khusus berkunjung langsung ke Kalimantan Selatan untuk bersilaturahmi dan menyapa kami para pengurus di daerah. Beliau tidak hanya datang berkunjung secara seremonial, bahkan sudah berkolaborasi membuat bisnis konkret di daerah ini. Langkah nyata seperti inilah yang sebenarnya sangat dibutuhkan oleh teman-teman di daerah. Saya yakin temqn-teman daerah tahu yang terbaik untuk HIPMI," ujarnya.
Ia juga menekankan dampak nyata yang dirasakan oleh anggota di daerah.
"Aksi nyata yang membuka peluang ekonomi dan kolaborasi bisnis adalah prioritas kami di daerah. Beliau mengerti denyut nadi pengusaha daerah dan selalu hadir membawa solusi serta kemitraan yang produktif. Inilah alasan kuat mengapa kami merasa selaras dengan visi yang beliau bawa untuk memajukan pengusaha muda Indonesia ke depan," pungkasnya.
Dengan dukungan yang terus mengalir dan basis daerah yang semakin solid, langkah Anthony menuju panggung utama Munas XVIII tampak semakin mantap, menjadikannya salah satu kandidat yang patut diperhitungkan dalam perebutan kursi Ketua Umum BPP HIPMI mendatang.