INDUSTRY.co.id-Jasa Raharja melepas keberangkatan ribuan peserta dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026 dari kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Selasa pagi (17/3).

Advertisement

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah melalui perusahaan BUMN untuk menghadirkan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat menjelang Lebaran.

Direktur Utama Jasa Raharja sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara Mudik Gratis BUMN 2026, Muhammad Awaluddin, menegaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Awaluddin menyebut seluruh armada dan kru telah dipersiapkan secara maksimal untuk menjamin keamanan perjalanan.

Advertisement

"Kami memastikan armada laik jalan, pengemudi berkompeten, serta seluruh kru telah dipersiapkan secara maksimal demi menjamin keamanan perjalanan para pemudik," ujar Awaluddin.

"Kami berharap seluruh peserta dapat menikmati perjalanan dengan rasa aman dan nyaman, sehingga pengalaman mudik yang dirasakan benar-benar membawa kesan positif dan kebahagiaan bagi masyarakat," tambahnya.

Advertisement

Adapun rute perjalanan yang disiapkan mencakup berbagai kota tujuan di Pulau Jawa dan Sumatra. Sejumlah kota seperti Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Lampung, Palembang, hingga Malang menjadi tujuan utama para pemudik.

Program bertajuk “Mudik Nyaman Bersama” ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak di lingkungan BUMN. Kegiatan ini melibatkan Badan Pengelola BUMN bersama Danantara serta diikuti oleh total 96 perusahaan BUMN dan anak usahanya.

Advertisement

Program ini memanfaatkan berbagai jenis moda transportasi seperti bus, kereta api, dan kapal laut. Langkah tersebut diambil agar jangkauan wilayah makin luas sekaligus memberi beragam opsi perjalanan bagi para peserta.

Pada tahun 2026, Jasa Raharja menargetkan sebanyak 23.500 pemudik dapat dilayani melalui program ini. Jumlah tersebut meningkat sekitar 11,41 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya, yang menunjukkan tingginya minat masyarakat.

"Mudik adalah tradisi yang sarat makna," kata Awaluddin.