Semen Indonesia Optimis Produksi Semen Mampu Tumbuh Hingga 4 Persen

Oleh : Hariyanto | Rabu, 23 Agustus 2017 - 10:37 WIB

Publik ekspos marathon Semen Indonesia (bj)
Publik ekspos marathon Semen Indonesia (bj)

INDUSTRY co.id -Semarang - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk optimis mampu meraih pertumbuhan produksi semen hingga 4% dibanding tahun lalu seiring dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah & Panjang periode 2015-2019, dimana pemerintah menargetkan pembangunan jalan baru 2.650 km, jalan tol 1.000 km, dan pemeliharaan jalan 46.770 km.

Selain itu, untuk infrastruktur penerbangan, pemerintah berencana membangun 15 bandara baru dan pengembangan bandara untuk pelayanan Kargo Udara.

Pemerintah juga berencana membangun 14 kawasan industri baru di luar Pulau Jawa serta pembangunan kawasan-kawasan industri sebagai infrastruktur industri di Wilayah Pusat Pertumbuhan Industri (WPPI).

Hal tersebut diungkapkan Direktur Produksi dan Strategi Bisnis PT Semen Indonsia (Persero) Tbk Johan Samudra saat Public Expose Marathon yang digelar hari ini, Selasa (22/8/2017) di Universitas Diponegoro, Semarang.

Johan mengatakan, saat ini pemerintah juga mendorong pertumbuhan sektor properti, dimana salah satunya adalah penyediaan perumahan bagi masyarakat terutama masyarakat berpenghasilan rendah.

"Hal itu turut mendorong peningkatan permintaan semen. Untuk mendukung rencana tersebut, Semen Indonesia terus melakukan ekspansi guna memenuhi permintaan pasar domestik guna mempertahankan pangsa pasar sekitar 41,7% dari total penjualan semen nasional. Di tahun 2017, Perseroan menargetkan produksi semen 27,4 juta ton atau meningkat 4% dari sebelumnya 26,36 juta ton pada tahun 2016,” ungkap Johan.

“Semen Indonesia memiliki berbagai keunggulan kompetitif dalam persaingan industri semen nasional, antara lain: 4 Integrated Plant, 2 Grinding Plant, 24 Packing Plant, serta didukung oleh 30 gudang penyangga, dan 12 pelabuhan khusus,” tambahnya.

Guna memenuhi pertumbuhan permintaan semen, saat ini Semen Indonesia tengah menyelesaikan berbagai proyek strategis, diantaranya penyelesaian Pabrik Indarung VI dan Pabrik Rembang.

Dengan selesainya 2 pabrik tersebut, Semen Indoensia akan mendapatkan tambahan kapasitas 6 juta ton semen per tahun. Selain itu, Perseroan juga tengah menyelesaikan pembangunan Grinding Plant di Banten, pembangunan pembangkit listrik bertenaga panas buang yang ramah lingkungan di Tuban dengan kapasitas 30,6 MW. Untuk mendukung program peningkatan kapasitas, Semen Indonesia akan membangun pabrik baru di Aceh dan Kupang.

“Pada Semester I 2017, Perseroan mencatat pendapatan Rp 12,7 triliun atau tumbuh 2% dari tahun sebelumnya Rp 12,47 triliun (yoy). EBITDA Perseroan tercatat sebesar Rp 2,65 Triliun atau turun dari sebelumnya Rp 3,41 Triliun ( yoy). Perseroan mencatat laba bersih sebesar Rp 1,10 Triliun atau turun dari sebelumnya Rp 1,99 Triliun (yoy),” pungkas Johan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Penyidikan dan Penyelesaian Sengketa, Direktorat Jenderal HKI Kemenhum-HAM, Brigjen Pol Reinhard Silitonga

Selasa, 21 Mei 2019 - 15:31 WIB

Direktorat Jenderal HKI Tutup Ratusan Portal E-Dagang Bermasalah

Jakarta - Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Kementrian Hukum - HAM melalui Direktorat Penyidikan dan Penyelesaian Sengketa telah menutup ratusan portal e-Dagang bermasalah yang…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat pembukaan Bazar Lebaran di Plasa Industri Kemenperin

Selasa, 21 Mei 2019 - 15:05 WIB

Penuhi Kebutuhan Pegawai dan Masyarakat, Kemenperin Gelar Bazar Lebaran

Kementerian Perindustrian senantiasa mendorong sektor industri manufaktur agar siap memenuhi kebutuhan konsumen terutama di pasar domestik selama bulan Ramadan dan Lebaran.

Hoshinoya Guguan

Selasa, 21 Mei 2019 - 14:45 WIB

Resort Pemadian Air Panas Mewah di Taiwan, Hoshinoya Guguan Akan Resmi Dibuka pada 30 Juni 2019

Perusahaan Manajemen Hotel Terkemuka, Hoshino Resorts akan segera membuka HOSHINOYA di Guguan wilayah pemandian air panas yang terletak di pinggiran kota Taichung, Taiwan, pada 30 Juni 2019…

Tiga Fitur Unggul Baru digibank by DBS dari KTA Hingga Transfer Valas

Selasa, 21 Mei 2019 - 14:20 WIB

Tiga Fitur Unggul Baru digibank by DBS dari KTA Hingga Transfer Valas

Tiga Fitur Unggul Baru digibank by DBS dari KTA Hingga Transfer Valas

Christopher Gultom, Chief Credit Officer & Co-Founder Akseleran

Selasa, 21 Mei 2019 - 14:17 WIB

Pinjaman Online Akseleran ke Merchant Tokopedia Tumbuh Positif

Untuk sektor mikro, Akseleran memfasilitasi pinjaman online untuk merchant Tokopedia dengan rata-rata jumlah pinjaman sebesar Rp10 juta hingga Rp200 juta.