INDUSTRY.co.id - Jakarta – ACCA (Association of Chartered Certified Accountants) Indonesia bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia (IDX) menyelenggarakan Sustainability & ESG Forum di Main Hall Bursa Efek Indonesia (IDX), Selasa (2/12/2025).
Mengangkat tema “Sustainable Finance & Green Investment: Unlocking Opportunities in Indonesia’s Transition Economy”, acara ini menekankan peran global ACCA dalam pelaporan keberlanjutan serta pentingnya transparansi ESG bagi pasar modal Indonesia, sekaligus menunjukkan komitmen IDX dalam memperkuat fondasi ESG dan mendukung perusahaan tercatat dalam perjalanan keberlanjutan mereka.
Dihadiri lebih dari 200 peserta dari berbagai institusi, kegiatan ini menghadirkan wadah kolaboratif yang memperkuat kapabilitas pelaporan keberlanjutan, mendorong dialog antara regulator, perusahaan tercatat, investor, dan profesional, serta mempercepat integrasi ESG ke dalam strategi korporasi dan hubungan dengan investor.
Dalam sambutan pembukaannya, Country Manager dan Chief Representative ACCA Indonesia menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara ACCA, IDX, dan para mitra.
“Kami berterima kasih atas kesempatan kolaboratif pertama antara ACCA dan IDX untuk membuka ruang dialog antara perusahaan tercatat, regulator, dan investor sehingga pengungkapan ESG dapat selaras dengan kebutuhan pasar serta kerangka kerja ACCA dalam pelaporan keberlanjutan,” ujar Julia Simatupang.

“Di jantung agenda global ACCA terletak keberlanjutan. Di seluruh dunia, misi kami jelas: Accounting for a Better World. Melalui inisiatif seperti ini, ACCA terus mendorong praktik bisnis berkelanjutan di Indonesia dan di tingkat global.” lanjut Julia.
Direktur Pengembangan Bisnis Bursa Efek Indonesia (IDX), Jeffrey Hendrik mengatakan bahwa transparansi ESG bukan lagi sekadar informasi yang ‘nice to have’, melainkan telah menjadi ekspektasi utama dari investor global maupun domestik.
"Pengungkapan ESG yang berkualitas tinggi membantu investor memahami bagaimana perusahaan mengelola risiko dan peluang terkait iklim, isu sosial, praktik tata kelola, serta penciptaan nilai jangka panjang. Dengan kata lain, pelaporan ESG yang kredibel akan membangun kepercayaan investor dan mendukung nilai perusahaan yang berkelanjutan.” ujar Jeffrey.
Sesi diskusi panel menghadirkan Ignatius Denny Wicaksono, CFA, FRM, Wakil Direktur Pengembangan Bisnis 2 IDX; Pulkit Abrol, Direktur ACCA Asia Pasifik; serta Siti Rakhmawati, CFA, Anggota Dewan Eksekutif CFA Society Indonesia sekaligus Direktur Investasi & Keuangan Dapen Telkom. Diskusi ini dimoderatori oleh Ian Betts, Chairman BritCham Indonesia dan Managing Partner Castle Asia.
“Keberlanjutan adalah isu global dan membutuhkan respons global untuk menemukan solusi yang kita semua perlukan.” tutup Andrew Lim, Portfolio Head ACCA Maritime Southeast Asia.