INDUSTRY.co.id - Jakarta, PT Jababeka Tbk (KIJA) melihat tren permintaan lahan industri masih solid di awal 2025. Hal tersebut disampaikan oleh Corporate Secretary Jababeka, Muljadi Suganda.
“Perusahaan menilai Indonesia masih memiliki keunggulan kompetitif dalam menarik investor kawasan industri berkat kesiapan infrastruktur dan pasar domestik yang besar” ujarnya Kamis (28/5/2025).
Dikataknnya lebih lanjut, meskipun ditengah ketidakpastian dan tantangan global namun minat investasi dari berbagai sektor seperti logam, tekstil, konstruksi, data center, hingga farmasi masih kuat di kawasan industri Jababeka.
“Daya saing Indonesia masih cukup tinggi karena kami punya pasar domestik yang besar, tenaga kerja yang kompetitif, dan pemerintah juga terus mendorong iklim investasi melalui infrastruktur dan kemudahan perizinan,” jelas Muljadi.
Pihaknya terus melakukan pengembangan demi pengembangan di kawasan industri Jababeka di Cikarang maupun di KEK Kendal.
“Kami fokus dan memperkuat layanan pada pengembangan yang sudah berjalan agar tetap relevan dengan kebutuhan investor saat ini, termasuk dalam penyediaan layanan berstandar internasional,” katanya.
Adapun tentang target penjualan lahan tahun ini, Muljadi belum merinci angka maupun proyeksi nilai investasi. “Untuk detilnya akan kami sampaikan dalam waktu dekat,” tandasnya.