INDUSTRY.co.id-Jakarta-Artificial Intellijen (AI) mulai marak digunakan saat ini. Bisa digunakan berbagai sektor, pendidikan, jurnalistik, kesehatan dan lainnya.
Di dunia jurnalistik, kemampuan AI, dapat menopang kegiatan pembuatan berita.
Namun disinyalir tenaga manusia tetap dibutuhkan setiap kali pembuatan artikel berita
"Tetap harus ada kroscek ke lapangan dan itu tetap Jurnalis yang bekerja," kata Johannes Kolibonso, Managing Director, Accenture Song, Indonesia, Rabu (30/5/2024).
Diketahui pekerjaan jurnalistik adalah independen. Tulisan yang dimuat berdasarkan fakta dan data. Apalagi terkait berita seseorang, haruslah berimbang dan tidaklah berat sebelah.
Seorang jurnalis harus dibekali sertifikasi atau kompetensi. Maka layaklah dia menjadi seorang jurnalis.
"Di Jurnalistik dia bisa membantu mana angle yang menarik," katanya.