INDUSTRY.co.id , Jakarta - Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI) Adhi S. Lukman optimistis produksi mi instan akan mencapai target penjualan hingga 16 miliar bungkus di tahun 2017.
"Perkiraan saya bisa mencapai target. Tidak ada masalah dan harga juga hampir tidak bergejolak karena memang mi instan itu sudah menjadi semi makanan pokok sehingga lebih stabil," ujar Adhi, Senin (31/7/2017).
Meski demikian, Adhi mengungkapkan penjualan mi instan tidak akan melebihi target. Pasalnya, berdasarkan data Nielsen pada semester I 2017, penjualan mi instan Indonesia menurun sekitar 4%.
"Saya lihat pasarnya tidak terlalu baik untuk ritel makanya semester I 2017 turun 4%. Saya kira bila turun 4% hingga 5% masih oke dan bisa mencapai target 16 miliar bungkus hingga akhir tahun," ungkap Adhi.