Kemenperin: Penyerapan DAK Fisik Bidang IKM Meningkat Menjadi 88,46 Persen Pada Tahun 2023

Oleh : Hariyanto | Selasa, 02 April 2024 - 08:50 WIB

Monitoring Pelaksanaan Kegiatan DAK Fisik Bidang IKM Tahun 2024
Monitoring Pelaksanaan Kegiatan DAK Fisik Bidang IKM Tahun 2024

INDUSTRY.co.id - Jakrta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong pemerintah daerah untuk memanfaatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Industri Kecil dan Menengah (IKM). Pengoptimalan program ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan produksi di sentra-sentra IKM sehingga dapat meningkatkan kontribusi besar terhadap perekonomian daerah maupun nasional.

“Dana tersebut dapat memfasilitasi pengembangan sentra IKM melalui pembangunan rumah produksi, Unit Pelayanan Teknis (UPT), rumah kemasan, pengadaan mesin dan peralatan, serta fasilitas dan infrastruktur lainnya yang diusulkan oleh pemerintah daerah,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita di Jakarta, Senin (1/4/2024).

Dirjen IKMA menjelaskan, dengan DAK Fisik Bidang IKM, Pemda dapat mengembangkan sarana dan prasarana produksi sebagai fasilitas utama di sentra. Beberapa fasilitas yang perlu menjadi perhatian khusus sehingga dapat mendongkrak kualitas produksi dan teknis produksi di sentra IKM, di antaranya berupa ketersediaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Instalasi Pengolahan Air Bersih (IPAB), serta pengadaan mesin/peralatan yang sesuai dengan alur proses produksi.

“Kemenperin sebagai Pengampu DAK Bidang IKM, selain bertugas membimbing Pemda Provinsi, Kabupaten, Kota dalam hal perencanaan terkait pemanfaatan alokasi DAK, juga bertanggungjawab melakukan monitoring dan pendampingan dalam pelaksanaan kegiatan DAK sehingga dapat memberikan dampak yang optimal kepada pengembangan IKM di daerah,” paparnya.

Pada tahun 2023, tercatat sebanyak 56 daerah berhasil mendapatkan alokasi DAK Fisik dengan nilai total Rp395 miliar. Sementara itu, berdasarkan hasil evaluasi, penyerapan DAK Fisik Bidang IKM tahun 2023 mengalami peningkatan menjadi 88,46 persen dibandingkan tahun 2022 yang mencapai 82,72 persen. Adapun rata-rata nilai penyerapan DAK Fisik untuk kabupaten/ kota adalah 93,23 persen.

Beberapa waktu lalu, Ditjen IKMA kembali mengadakan kegiatan Monitoring Pelaksanaan Kegiatan DAK Fisik Bidang IKM Tahun 2024 sebagai upaya mitigasipotensi kendala pada pelaksanaan DAK Fisik. Ditjen IKMA menargetkan pelaksanaan penyaluran DAK Fisik akan dibagi menjadi tiga tahap selama Juli-Desember 2024.

“Ditjen IKMA terus melakukanpengkajian kembali (review) atas kesiapan masing-masing daerah dalam melaksanakan DAK tahun 2024. Yaitu, dimulai dengan melihat seberapa besar kesiapan dokumen Detail Engineering Design (DED) per triwulan I maupun kontrak yang telah terbentuk, serta dilakukan pengecekan terhadap pengadaan mesin/peralatan,” tutur Reni.

Setelah melalui monitoring dan pengakajian ini, Reni berharap, pemerintah daerah mampu melaksanakan kegiatan DAK Fisik tahun 2024, dengan tetap memperhatikan beberapa hal terkait pemetaan tahapan kegiatan, status pelaksanaan dan tahapan lelang atau kontrak, serta kepatuhan prinsip akuntabilitas. Untuk pemetaan tahapan kegiatan yang disusun, diwajibkan sesuai dengan ketetapan peraturan yang ada sehingga dapat dilaksanakan secara optimal berdasarkanrencana kegiatan yang telah disepakati.

Sementara itu, status pelaksanaan DAK Fisik baik berupa tahapan lelang maupun kontrak yang telah terjalin pada proses pengadaan barang/jasa, harus merujuk pada analisa kelayakan. Sedangkan untuk prinsip akuntabilitas dalam pelaksanaan kegiatan, didukung dengan capaian realisasi fisik dan keuangan sesuai target yang telah ditentukan.

“Kami berkomitmen penuh memastikan kelancaran pelaksanaan DAK Bidang IKM, sehingga pada tahun ini kami akan memantau realisasi tiap daerah pelaksana mulai dari triwulan pertama, hingga memastikan laporan pelaksanaan kegiatan di semester 1 dan akhir tahun 2024,” tegas Reni.

Di samping itu, Sekretaris Direktorat Jenderal IKMA Riefky Yuswandi turut mengingatkan pemerintah daerah terhadap kewajiban pelaporan yang harus dibuat untuk setiap sentra DAK yang terbangun, termasuk dengan penggunaan maupun pemanfaatannya selama tiga tahun berturut-turut. “Laporan tersebut wajib disampaikan melalui aplikasi pendataan sentra IKM di situs https://ikma.online,” terang Riefky.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Minggu, 14 April 2024 - 11:33 WIB

Ketua MPR RI Dukung Panglima TNI Tetapkan Penyebutan OPM dan Tegaskan Keselamatan Bangsa di Atas Segalanya

Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mendukung langkah Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menetapkan penyebutan kelompok bersenjata yang menuntut Papua merdeka…

Donny Alamsyah Surprise Disambangi Tim LAKONE di Wonosari Gunung Kidul Yogyakarta

Minggu, 14 April 2024 - 09:36 WIB

Donny Alamsyah Surprise Disambangi Tim LAKONE di Wonosari Gunung Kidul Yogyakarta

Laporan Aktor Aktris On Location Atau LAKONE yang dipandu wartawan kawakan Sutrisno Buyil terus Melaju dengan mewawancarai bintang beken yang saat ini sibuk berkarier di industri hiburan. Pada…

Sambut Idul Fitri, MR.DIY Bagikan Inspirasi Pengalaman Mudik Nyaman dan Sehat #LebaranJadiMudah

Minggu, 14 April 2024 - 09:23 WIB

Sambut Idul Fitri, MR.DIY Bagikan Inspirasi Pengalaman Mudik Nyaman dan Sehat #LebaranJadiMudah

Setelah berpuasa 30 hari, saatnya merayakan kemenangan di Hari Raya Idul Fitri. Lebaran memang selalu menjadi momen yang dinantikan oleh umat muslim dan saat tepat untuk berkumpul bersama keluarga.…

Jalan Pansela Jawa Sebagai Jalur Wisata dan Alternatif Mudik Lebaran 2024

Minggu, 14 April 2024 - 06:54 WIB

Jalan Pansela Jawa Sebagai Jalur Wisata dan Alternatif Mudik Lebaran 2024

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong pembangunan Jalan Pantai Selatan (Pansela) Jawa yang ditargetkan tersambung dari Banten hingga Jawa Timur (Jatim). Jalan…

Babinsa Koramil 1710-05/Jila Bersama Satgas Yonif 116 Laksanakan Pendampingan Pelayanan Kesehatan

Minggu, 14 April 2024 - 06:42 WIB

Babinsa Koramil 1710-05/Jila Bersama Satgas Yonif 116 Laksanakan Pendampingan Pelayanan Kesehatan

Para Bintara pembina desa dari jajaran Kodim 1710/Mimika di tingkat Koramil kian intens melakukan komunikasi sosial dengan masyarakat di wilayah tugasnya. Seperti yang dilakukan oleh Babinsa…