Berkolaborasi Dengan Perpusnas, Wakil Ketua Komisi X DPR Luncurkan Buku Darurat Literasi

Oleh : Nina Karlita | Rabu, 20 Maret 2024 - 00:39 WIB

Talkshow dalam peluncuran buku Darurat Literasi yang diluncurkan Wakil Ketua Komisi X DPR RI bersama Perpusnas.
Talkshow dalam peluncuran buku Darurat Literasi yang diluncurkan Wakil Ketua Komisi X DPR RI bersama Perpusnas.

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih meluncurkan buku Darurat Literasi Indonesia : Urgensi Reformulasi Sinergi dan Kolaborasi di Perpustakaan Nasional, Jakarta (19/03/2024).

Buku itu memaparkan literasi Indonesia yang sudah masuk dalam kondisi darurat dan harus segera diatasi. Sejumlah persoalan literasi nyata mengemuka. 

Misal yang terjadi di lingkup pendidikan dimana perpustakaan sekolah kurang terbina, bahan bacaan yang bersifat pengayaaan siswa yang minim tersedia, hingga petugas perpustakaan yang malah diampu guru untuk memenuhi kebutuhan jam ajar. Padahal perpustakaan sekolah adalah pusat belajar. 

"Perpustakaan sekolah sebagai salah satu sarana prasarana belum jadi prioritas dalam manajemen sekolah," imbuh Faqih saat temu wicara pasca peluncuran buku karyanya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Perpustakaan Nasional Aminudin Aziz mengapresiasi buku yang diterbitkan Komisi X DPR RI. Karena meski buku ini berisikan laporan singkat tapi isi informasinya justru dibutuhkan dan patut diketahui publik. 

Aminudin Aziz merasa perlu meredefinisi literasi. Sesuai saran panitia kerja (panja) maka diperlukan definisi literasi yang mudah dipahami masyarakat. 

Menanggapi sejumlah kekhawatiran Komisi X DPR RI seperti yang disampaikan Abdul Fikri Faqih tentang tenaga pustakawan di sekolah, Plt Kepala Perpusnas mengatakan saat ini sudah tersolusikan melalui Kemendikbud. 

Pun, soal untuk menghidupkan perpustakaan desa, Perpusnas  bersama Kementerian Desa berencana akan mengeluarkan Surat Edaran penggunaan dana desa untuk aktivitas perpustakaan desa.

Terkait kebijakan yang saat ini diprogramkan Perpusnas, Aziz menambahkan pihaknya kini berfokus pada penguatan kepada 10.000 perpustakaan desa dengan muatan koleksi 1000 judul buku tiap perpustakaan yang merupakan kolaborasi Perpusnas dengan Badan Bahasa Kemendikbudristekdikti.

Pada kesempatan yang sama, novelis kenamaaan Asma Nadia mengeluarkan uneg-unegnya bahwa darurat literasi bukan kondisi akhir melainkan harus dijawab dengan optimisme. 

Asma Nadia mendambakan sinergi kolaborasi antara Perpusnas dengan para penulis buku karena sejak pandemi sudah lebih 100 toko buku tutup. 

"Maka, perlu intervensi dan kebijakan dari pemerintah untuk membantu toko buku karena imbas dari tutupnya toko buku berdampak pada penulis, sastrawan, dan penerbit," kata Asma Nadia.

"Fasilitas yang dimiliki Perpusnas juga harus bisa dirasakan mereka, seperti menjadi tempat peluncuran buku dan sebagainya agar siklus literasi tetap terjaga. Simbiosis mutualisme dibutuhkan sehingga ekosistem kepenulisan dan penerbitan tidak mati," tambahnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Inovasi Pharmacademy dari Sanofi berdayakan apoteker lewat platform PharmAcademy.

Sabtu, 25 Mei 2024 - 21:42 WIB

Setahun Pharmacademy, Kuatkan Kompetensi 2.750 Apoteker di Indonesia

Inovasi Pharmacademy dari Sanofi hadirkan platform PharmAcademy yang telah menguatkan Kompetensi 2.750 Apoteker di Indonesia.

BNI Agen46

Sabtu, 25 Mei 2024 - 21:38 WIB

BNI Agen46 Bidik Seratus Ribu Pengunjung Java Jazz Festival

BNI Agen46, mitra PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI yang menyediakan berbagai layanan jasa keuangan, memeriahkan Jakarta International BNI Java Jazz Festival (BNI JJF) 2024 yang…

UMKM yang mengikuti PackFest 2024

Sabtu, 25 Mei 2024 - 17:40 WIB

PackFest 2024 Kembali Hadir, Telkom Ajak UMKM Naik Kelas Melalui Kemasan Yang Kekinian

Telkom Indonesia melalui Rumah BUMN Telkom kembali mengajak para pelaku UMKM di seluruh Indonesia untuk naik kelas melalui Program Packaging Festival (PackFest) 2024. PackFest merupakan program…

Festival Java jazz

Sabtu, 25 Mei 2024 - 17:31 WIB

Musisi Apresiasi BNI Java Jazz Festival

Pelaksanaan BNI Java Jazz Festival 2024 mendapatkan apresiasi dari kalangan musisi. Salah satunya datang dari Barry Likumahuwa yang juga menjadi salah satu musisi yang tampil dalam gelaran tahunan…

Ilustrasi Mobile Banking BNI

Sabtu, 25 Mei 2024 - 15:01 WIB

Pengunjung Java Jazz Festival Didorong Gunakan M-Banking BNI

BNI Java Jazz Festival 2024 kembali hadir memanjakan telinga dengan alunan musik merdu dari musisi ternama dunia. Festival yang berlangsung selama 3 hari, dari tanggal 24 hingga 26 Mei 2024…