Tekan Impor, Menkes Budi Resmikan Pabrik Alat Kesehatan Dexa Group

Oleh : Ridwan | Jumat, 22 Desember 2023 - 15:35 WIB

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat meresmikan fasilitas industri alat kesehatan Dexa Group
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat meresmikan fasilitas industri alat kesehatan Dexa Group

INDUSTRY.co.id - Cikarang - Dexa Group meresmikan fasilitas industri kesehatan pertamanya melalui PT Deca Metric Medica di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Jawa Barat (Jabar), Kamis (21/12).

Fasilitas industri alat kesehatan PT Deca Metric Medica diresmikan oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Pimpinan Dexa Group Ferry A.Soetikno, dan Direktur Utama PT Medela Potentia Krestijanto Pandji. 

Dengan dibangunnya fasilitas industri ini, Indonesia mampu menyediakan produk alat kesehatan pembalut luka atau wound dressing yang kebutuhannya berada di urutan ke-5 alat kesehatan paling banyak ditransaksikan dalam e-katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/jasa Pemerintah (LKPP).

Dalam kesempatan tersebut, Menkes mengapresiasi peresmian fasilitas produksi alat kesehatan PT Deca Metric Medica yang dapat mendukung ketahanan kesehatan Nasional. 

Menurutnya, ada 10 alat kesehatan yang paling banyak digunakan di Indonesia berdasarkan data e-Katalog di 900 rumah sakit pemerintah. 

Menkes Budi menyebut bahwa volume penjualan wound dressing di Indonesia bisa mencapai Rp300 miliar per tahun. Selain itu alat kesehatan ini juga merupakan barang habis pakai yang terus digunakan di fasilitas kesehatan.

"Saya yakin yang namanya wound dressing (pembalut luka) itu dipakai di seluruh dunia, kita bukakan ke UNICEF," kata Menkes.

Oleh karena itu, dirinya mendukung alat kesehatan dalam negeri, selain untuk memenuhi kebutuhan nasional, tetapi juga bisa diekspor ke mancanegara.

Pemerintah juga akan memfasilitasi produksi dalam negeri untuk terserap di pasar global.

"Agar lebih banyak produksi dalam negeri berkualitas yang operasionalnya bagus, sehingga kalau ada pandemi lagi kita siap. Kita bantu supaya masuk ke level internasional supaya mereka bisa punya selling power, economic scale yang lengkap," tutur Menkes.

Dirinya berharap fasilitas produksi PT Deca Metric Medica seluas 6.000 m2 ini dapat memberikan kontribusi dalam menurunkan produk impor alat kesehatan.

Pimpinan Dexa Group, Ferry A.Soetikno mengatakan, fasilitas industri alat kesehatan PT Deca Metric Medica sebagai langkah nyata dukungan Dexa Group terhadap visi pemerintah dalam mencapai kemandirian kesehatan nasional. 

“Kami berkomitmen untuk mendukung transformasi sistem ketahanan kesehatan dengan memberikan kontribusi maksimal dalam penyediaan alat kesehatan berkualitas untuk masyarakat,” kata Ferry.

Fasilitas industri alat kesehatan PT Deca Metric Medica yang dibangun sejak 2020 dan memulai produksi pada Januari 2023, telah mendapat sertifikasi Cara Pembuatan Alat Kesehatan yang Baik (CPAKB) dari Kemenkes dan produk-produknya telah masuk dalam e-katalog sektoral Kementerian Kesehatan. 

PT Deca Metric Medica fokus memproduksi alat kesehatan untuk pembalut luka yang menjadi salah satu alat kesehatan paling banyak dibutuhkan di Indonesia.

PT Deca Metric Medica kini telah memproduksi sejumlah alat kesehatan seperti Stardec DecaFix yang berfungsi sebagai fiksasi tambahan setelah penutup luka primer, fiksasi luka lebar di area persendian, dan fiksasi tubing. 

PT Deca Metric Medica juga memproduksi Stardec DecaMed yang berfungsi sebagai penutup luka dilengkapi dengan absorbent pad dan penutup luka pasca operasi. 

Produksi Deca Metric Medica selanjutnya adalah Stardec DecaPore yang merupakan produk Paper Tape with Dispenser yang berfungsi untuk fiksasi lightweight tubing dan sebagai plester penutup luka. 

Produksi lainnya Stardec DecaCare yang merupakan produk antiseptic surgical scrub.

PT Deca Metric Medica juga memproduksi plester pelindung luka dengan bahan bebas latex dan aman untuk kulit sensitif, yakni plester untuk anak, Stardec DecaPlast Character Zoo Party dan plester anti air, Stardec Decaplast Waterproof.

Selain melakukan produksi untuk Dexa Group, PT Deca Metric Medica menyediakan layanan tol manufaktur kepada mitra nasional dan internasional.

“Teknologi dan mesin yang kami miliki merupakan teknologi terkini, sehingga dapat menghasilkan kualitas produk yang baik dan efisien dalam produksinya,” tambah Krestijanto Pandji.

Fasilitas industri alat kesehatan PT Deca Metric Medica dibangun dengan konsep modular, yaitu dapat diperluas sesuai dengan kebutuhan produksi.

Berbagai produk berkualitas yang diproduksi di fasilitas industri alat kesehatan PT Deca Metric Medica dipasarkan oleh PT Djembatan Dua dan didistribusikan oleh PT Anugrah Argon Medica, dua entitas anak usaha Medela Potentia Group.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Inovasi Pharmacademy dari Sanofi berdayakan apoteker lewat platform PharmAcademy.

Sabtu, 25 Mei 2024 - 21:42 WIB

Setahun Pharmacademy, Kuatkan Kompetensi 2.750 Apoteker di Indonesia

Inovasi Pharmacademy dari Sanofi hadirkan platform PharmAcademy yang telah menguatkan Kompetensi 2.750 Apoteker di Indonesia.

BNI Agen46

Sabtu, 25 Mei 2024 - 21:38 WIB

BNI Agen46 Bidik Seratus Ribu Pengunjung Java Jazz Festival

BNI Agen46, mitra PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI yang menyediakan berbagai layanan jasa keuangan, memeriahkan Jakarta International BNI Java Jazz Festival (BNI JJF) 2024 yang…

UMKM yang mengikuti PackFest 2024

Sabtu, 25 Mei 2024 - 17:40 WIB

PackFest 2024 Kembali Hadir, Telkom Ajak UMKM Naik Kelas Melalui Kemasan Yang Kekinian

Telkom Indonesia melalui Rumah BUMN Telkom kembali mengajak para pelaku UMKM di seluruh Indonesia untuk naik kelas melalui Program Packaging Festival (PackFest) 2024. PackFest merupakan program…

Festival Java jazz

Sabtu, 25 Mei 2024 - 17:31 WIB

Musisi Apresiasi BNI Java Jazz Festival

Pelaksanaan BNI Java Jazz Festival 2024 mendapatkan apresiasi dari kalangan musisi. Salah satunya datang dari Barry Likumahuwa yang juga menjadi salah satu musisi yang tampil dalam gelaran tahunan…

Ilustrasi Mobile Banking BNI

Sabtu, 25 Mei 2024 - 15:01 WIB

Pengunjung Java Jazz Festival Didorong Gunakan M-Banking BNI

BNI Java Jazz Festival 2024 kembali hadir memanjakan telinga dengan alunan musik merdu dari musisi ternama dunia. Festival yang berlangsung selama 3 hari, dari tanggal 24 hingga 26 Mei 2024…