INDUSTRY.co.id - Jakarta – Lazada Indonesia (Lazada) menjadi mitra belanja online resmi dalam gelaran Hari Belanja Online Nasional atau Harbolnas 2023 yang diselenggarakan Asosiasi E-Commerce Indonesia (Indonesian E-Commerce Association – idEA) dan didukung Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.
Harbolnas yang biasanya jatuh pada tanggal 12 Desember (12.12) adalah festival belanja akhir tahun yang selalu ditunggu masyarakat Indonesia. Pelaku usaha biasanya berbondong-bondong memberikan penawaran menarik untuk para pelanggan, dengan berbagai diskon dan promosi lainnya.
Sebagai salah satu pelopor terbentuknya Harbolnas yang dimulai sejak 12 tahun silam, Lazada mendukung penuh gelaran Harbolnas agar selalu menjadi momentum pelaku usaha untuk mendapatkan keuntungan berlipat.
Sebaliknya bagi konsumen, Harbolnas menjadi kesempatan untuk bisa mendapatkan barang impian dengan harga terbaik.
CEO Lazada Indonesia James Chang menyatakan dukungan Lazada terhadap Harbolnas 2023 menjadi bentuk penguatan komitmennya dalam mendukung peningkatan daya saing penjual produk lokal Indonesia.
"Kami berharap momentum Harbolnas bisa menjadi ajang bagi para penjual lokal untuk meningkatkan penjualan dan menggerakkan perekonomian digital Indonesia. Tentunya kami sudah sangat siap memberikan dukungan bagi para penjual lokal dalam festival belanja online terbesar di Indonesia ini melalui beragam program, fitur, dan teknologi yang kami miliki di platform Lazada,” kata James Chang.
Dalam gelaran Harbolnas 2023 yang akan berlangsung selama tiga hari pada 10, 11, dan 12 Desember 2023, selain mendukung terselenggaranya Harbolnas secara luas, Lazada juga memberikan subsidi promo hingga 50% bagi pelaku usaha lokal di platform Lazada yang berpartisipasi.
Dengan subsidi tersebut, pelanggan Lazada bisa mendapatkan promo hingga 80%, ditambah dengan gratis ongkos kirim dari Lazada.
“Kami akan terus memberikan dukungan kepada para pelaku usaha di Indonesia untuk mengembangkan bisnisnya di ekosistem Lazada, sesuai dengan misi kami untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia melalui perdagangan dan teknologi,” tutup James.