Jonathan Ozoh: Dari Figuran hingga Sutradara Laga Terkemuka di Industri Film Indonesia

Oleh : Herry Barus | Jumat, 10 November 2023 - 12:34 WIB

Jonathan Ozoh
Jonathan Ozoh

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Jonathan Ozoh, yang kini dikenal sebagai salah satu Action Director paling berpengaruh dalam industri film Indonesia, telah mengalami perjalanan luar biasa dalam karier filmnya.

Jonathan memulai karier filmnya sebagai seorang figuran pada tahun 1988 dan melalui peran sebagai stunt fighter, stuntman, aktor, pencatat adegan, hingga akhirnya menjadi seorang sutradara aksi. Ada dua sosok yang memiliki peran penting dalam perkembangan kariernya, yaitu Tanaka dan Willy Dozan. Pada tahun 1990, Tanaka, yang saat itu adalah koordinator stunt, membimbingnya dalam menjadi seorang stuntman. Sementara itu, Willy Dozan, yang dulu dikenal dengan sebutan Billy Cong, menjadi instruktur dalam film DERU DEBU yang sangat fenomenal pada masanya.

"Saya memulai sebagai figuran dalam film laga, tetapi karena keinginan kuat untuk menjadi seorang pemain aksi terkenal, saya terus mengasah kemampuan akting saya," ujar Jonathan saat diwawancarai setelah mengarahkan pemain film "Syirik," seperti Alamsyah dan Teuku Rassya, di Desa Banyucoto, Wonosari, Gunung Kidul, Yogyakarta, pada Kamis (9/11/2023).

Meskipun adegan laga bukan fokus utama dalam film "Syirik," Jonathan tetap bekerja dengan penuh dedikasi dan mengeluarkan seluruh kemampuannya sebagai seorang sutradara aksi.

"Sebagai seorang sutradara, saya harus selalu bekerja secara profesional. Apapun jenis cerita film atau sinetron yang saya garap, saya selalu memberikan yang terbaik. Terlebih lagi, Subakti Is, produser film "Syirik," adalah sahabat lama saya. Bagi saya, memberikan adegan aksi terbaik adalah suatu kewajiban," tegas Jonathan yang memiliki tiga anak ini dengan ramah.

Jonathan menjelaskan bahwa khusus untuk film "Syirik," ia menciptakan koreografi khusus untuk adegan laga. Hal ini menjadikan film yang dibintangi oleh Kinaryosih, Nikita Mirzani, Richelle, dan lainnya menjadi tontonan yang menyenangkan dan menghibur.

"Tidak semua film yang saya sutradarai memiliki koreografi adegan laga yang sama. Namun, demi kesuksesan film "Syirik," saya dan tim dengan sengaja menciptakan koreografi baru. Semua pihak, baik produser maupun sutradara, sepakat dengan keputusan ini. Ini adalah langkah yang tidak sia-sia dalam menciptakan adegan laga yang istimewa," tambah Jonathan Ozoh

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Mitsubishi L100 EV

Rabu, 21 Februari 2024 - 16:15 WIB

Ini Dia Sejumlah Keuntungan Miliki Mitsubishi L100 EV

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) akhirnya mengumumkan dimulainya penjualan Mitsubishi L100 EV di Indonesia, termasuk harga yang ditawarkan.

Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB) Hadir Kembali di 2024

Rabu, 21 Februari 2024 - 16:02 WIB

Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB) Hadir Kembali di 2024 Dengan Semangat Kewirausahaan dan Ekonomi Untuk Bisnis Yang Berkelanjutan

Seiring dengan pulihnya ekonomi Global dan tumbuhnya ekonomi Nasional, Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB) kembali hadir di tahun 2024 sebagai pameran dagang Internasional terdepan dan utama di…

Retribusi Pasar Naik Mendadak, Ketua DPRD Klungkung Panggil Dinas Terkait

Rabu, 21 Februari 2024 - 15:56 WIB

Retribusi Pasar Naik Mendadak, Ketua DPRD Klungkung Panggil Dinas Terkait

Pedagang Pasar Tematik Semarapura mendatangi gedung DPRD Klungkung pada Senin lalu (19/02/2024). Para pedagang yang berjumlah 80 orang tersebut meminta peraturan kenaikan tarif retribusi dilakukan…

Mitsubishi XForce

Rabu, 21 Februari 2024 - 15:35 WIB

Beli Mitsubishi Xforce di IIMS 2024 Banjir Segudang Promo

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menghadirkan segudang promo-promo menarik di gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran,…

Pegawai Jtrust Bank

Rabu, 21 Februari 2024 - 15:23 WIB

Tahun 2024, J Trust Bank Optimis Penyaluran Kredit dan Dana Pihak Ketiga Lanjut Positif

PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank) mencatat pertumbuhan positif untuk kredit dan dana pihak ketiga (DPK) per Januari 2024.