IPMG Bermitra Dengan BPOM Kurangi Kecepatan Degradasi Alam, Tanam 3450 Pohon Mangrove

Oleh : Nina Karlita | Sabtu, 04 November 2023 - 20:32 WIB

IPMG bersama sejumlah anggotanya dukung BPOM dalam Program Net Zero Carbon melalui inisiatif Konservasi Ekosistem Mangrove.
IPMG bersama sejumlah anggotanya dukung BPOM dalam Program Net Zero Carbon melalui inisiatif Konservasi Ekosistem Mangrove.

INDUSTRY.co.id - Jakarta - The International Pharmaceutical Manufacturers Group (IPMG) dan sejumlah anggotanya ikut serta dalam program kemitraan yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), melalui kegiatan penanaman pohon mangrove. 

Inisiasi BPOM ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat tercapainya target Indonesia Net Zero Carbon sebelum tahun 2060. Serta menjadi wujud komitmen IPMG dalam mengurangi kecepatan berjalannya degradasi alam dengan melakukan penanaman pohon di sejumlah lokasi.

BPOM telah melakukan serangkaian program inisiatif kepedulian terhadap lingkungan dan apresiasi kepada Industri Obat dan Makanan yang telah menerapkan program-program environmental sustainability. BPOM Award untuk Industri Farmasi dan Makanan Berkelanjutan yang mendukung kelestarian lingkungan (environmental sustainability) merupakan salah satu inisiasi pertama. 

Sebagai program lanjutan, BPOM menginisiasi Program Net Zero Carbon melalui inisiatif Konservasi Ekosistem Mangrove. BPOM menginisiasi Net-Zero Carbon Programme melalui inisiatif konservasi ekosistem mangrove sebagai program berkolaborasi bersama pelaku usaha obat dan makanan serta pemangku kepentingan lainnya. 

"Produksi dan konsumsi obat dan makanan berkelanjutan adalah tanggung jawab kita bersama sebagai langkah mitigasi untuk mencegah krisis lingkungan semakin memburuk," kata Kepala BPOM Penny Lukito. 

"Peran regulator yang menetapkan kebijakan pembangunan berkelanjutan perlu didukung dengan komitmen produsen untuk mengembangkan teknologi dan inovasi ramah lingkungan dalam keseluruhan siklus produksi,” tambah Penny. 

Kegiatan ini diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman antara BPOM dengan sejumlah pelaku usaha dan perwakilan industri termasuk dengan IPMG. Bentuk komitmen para pihak diwujudkan dengan penanaman mangrove secara simbolis yang mana program ini akan berjalan hingga beberapa tahun ke depan.

Menurut Anggota Dewan IPMG sekaligus Penanggung Jawab Industrial Policy Taskforce, Idham Hamzah,  terganggunya keseimbangan dan degradasi alam merupakan ancaman terbesar di dunia terhadap kesehatan, meningkatkan risiko yang berarti memunculkan potensi penyakit baru. 

"Sebagai perkumpulan perusahaan asing berbasis riset dan pengembangan, IPMG menyadari keberlangsungan hidup dan kesehatan berhubungan erat dengan kondisi planet kita. Planet yang sehat memberikan perlindungan terhadap manusia dari paparan patogen baik dari polusi hingga sumber makanan yang kita makan,” kata Idham Hamzah.

Konservasi mangrove terbukti mampu memenuhi setidaknya enam target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), termasuk mitigasi perubahan iklim. Ekosistem mangrove merupakan sebagai salah satu ekosistem paling efektif menangkap karbon di bumi, kontribusi terhadap pengelolaan hutan berkelanjutan, dan mempertahankan keanekaragaman hayati. 

Untuk itu IPMG bersama beberapa anggotanya, yaitu PT. AstraZeneca Indonesia, PT. Glaxo Wellcome Indonesia (GSK), PT. Mitsubishi Tanabe Pharma Indonesia, PT. Otsuka Indonesia, dan PT. Pfizer Indonesia, ikut berkontribusi pada program ini dan memulai penanaman mangrove secara simbolis dari total 3.450 pohon mangrove yang akan ditanam secara berkala hingga tahun 2025.

Selain bermanfaat dalam memberikan perlindungan abrasi dan risiko bencana alam, pengendalian pencemaran air dan polusi udara, serta pengurangan emisi gas rumah kaca, penanaman mangrove juga mengupayakan potensi bahan baku alam dari keanekaragaman hayati di hutan mangrove, menjaga keseimbangan ekosistem dan kesehatan, dan potensi dampak ekonomi bagi komunitas.

”Kami mengapresiasi inisiasi BPOM dalam upaya merestorasi alam dan mendorong keterlibatan industri untuk memperlambat proses degradasi alam dan memperbaikinya. Kami meyakini kerja sama lintas sektor ini  pun bermanfaat bagi sumber daya manusia yang dilibatkan dalam merawat dan menjaga kesuksesan tumbuhnya pohon mangrove,” tutup Idham

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Inovasi Pharmacademy dari Sanofi berdayakan apoteker lewat platform PharmAcademy.

Sabtu, 25 Mei 2024 - 21:42 WIB

Setahun Pharmacademy, Kuatkan Kompetensi 2.750 Apoteker di Indonesia

Inovasi Pharmacademy dari Sanofi hadirkan platform PharmAcademy yang telah menguatkan Kompetensi 2.750 Apoteker di Indonesia.

BNI Agen46

Sabtu, 25 Mei 2024 - 21:38 WIB

BNI Agen46 Bidik Seratus Ribu Pengunjung Java Jazz Festival

BNI Agen46, mitra PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI yang menyediakan berbagai layanan jasa keuangan, memeriahkan Jakarta International BNI Java Jazz Festival (BNI JJF) 2024 yang…

UMKM yang mengikuti PackFest 2024

Sabtu, 25 Mei 2024 - 17:40 WIB

PackFest 2024 Kembali Hadir, Telkom Ajak UMKM Naik Kelas Melalui Kemasan Yang Kekinian

Telkom Indonesia melalui Rumah BUMN Telkom kembali mengajak para pelaku UMKM di seluruh Indonesia untuk naik kelas melalui Program Packaging Festival (PackFest) 2024. PackFest merupakan program…

Festival Java jazz

Sabtu, 25 Mei 2024 - 17:31 WIB

Musisi Apresiasi BNI Java Jazz Festival

Pelaksanaan BNI Java Jazz Festival 2024 mendapatkan apresiasi dari kalangan musisi. Salah satunya datang dari Barry Likumahuwa yang juga menjadi salah satu musisi yang tampil dalam gelaran tahunan…

Ilustrasi Mobile Banking BNI

Sabtu, 25 Mei 2024 - 15:01 WIB

Pengunjung Java Jazz Festival Didorong Gunakan M-Banking BNI

BNI Java Jazz Festival 2024 kembali hadir memanjakan telinga dengan alunan musik merdu dari musisi ternama dunia. Festival yang berlangsung selama 3 hari, dari tanggal 24 hingga 26 Mei 2024…