Danau Kedalaman 100 Meter Bekas Tambang Ini Berada di Blok Penambangan Ata Selatan, Simpan Cadangan Air 20 juta Kubik

Oleh : Kormen Barus | Sabtu, 28 Oktober 2023 - 13:00 WIB

Danau Paska Tambang Blok Penambangan Ata Selatan Simpan Cadangan Air 20 juta Kubik
Danau Paska Tambang Blok Penambangan Ata Selatan Simpan Cadangan Air 20 juta Kubik

INDUSTRY.co.id, Jakarta-Proses reklamasi tambang adalah langkah penting dalam menjaga lingkungan dan memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.

Reklamasi tambang bisa dilakukan dengan beragam cara, menanami kembali lahan bekas tambang dan manjadikan lubang bekas tambang menjadi danau sebagai tempat eco wisata, budi daya dan penyimpan cadangan air. Secara umum reklamasi tambang adalah proses untuk mengembalikan lahan bekas tambang ke kondisi yang lebih baik secara ekologis dan sosial setelah tambang selesai beroperasi.

Proses reklamasi yang dilakukan pelaku tambang harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku, seperti yang sudah dilakukan PT Arutmin Batulicin, Kalimantan Selatan disalah satu Blok Tambangnya yakni Blok Penambangan Ata Selatan (Atasela).

Pit Ata Selatan mulai ditambang pada tahun 2003 dan telah selesai ditambang pada tahun 2012 dengan total bukaan lahan tambang seluas 296,74 ha diantaranya 218,39 ha telah direklamasi, 76,2 ha berupa danau pascatambang, dan fasilitas berupa jalan pemantauan seluas 2,12 ha serta penanaman kembali hutan seluas 295 hektar yang setara dengan 250.000 pohon.

Danau paskatambang seluas 76,2 ha tersebut memiliki kedalaman maksimal sampai dengan 100 meter, void ini mampu menampung air sebanyak 20 juta m3. Air void dipantau setiap bulannya oleh Laboratorium pihak ketiga yang memiliki sertifikat KAN dengan kualitas air memenuhi baku mutu lingkungan. Air ini disalurkan untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat di sekitar lokasi Ata Selatan.

"Fit bekas tambang yang dijadikan danau sebagai tempat penampungan cadangan air untuk kebutuhan masyarakat sudah layak dipakai dalam arti untuk mandi, cuci dan kakus (MCK) bisa, tetapi jika untuk air minum perlu ada proses tambahan,"ujar Mine Manager PT Arutmin Indonesia Site Batulicin, Cipto Prayitno, kemarin, Rabu (25/10).

ikan hasil dari budidaya di danau paska tambang layak konsumsi berdasarkan hasil pemeriksaan organ dalam ikan oleh pihak yang berkompeten dengan kada ambang batas yang normal.

"Ikan hasil budidaya telah dilakukan uji laboratorium terhadap daging, insang, hati dan limpa dengan hasil uji layak konsumsi jauh di bawah kadar ambang batas yang masih diperbolehkan," jelas Cipto.

Selain danau sebagai tempat menampung cadangan air dan budidaya ikan, area reklamasi Atasela mempunyai beberapa fasilitas penunjang seperti, toilet, gazebo, kapal, dek kapal, rumah pohon, area camping ground (glamping) dan arboretum seluas 3,5 ha yang mengkoleksi 44 jenis tumbuhan lokal termasuk tanaman langka serta berbagai jenis anggrek species meratus. (Kementerian ESDM).

Komentar Berita

Industri Hari Ini

TIKI Raih Penghargaan Indonesia TOP Digital PR Award 2024 Kategori Jasa Pengiriman

Kamis, 29 Februari 2024 - 11:48 WIB

TIKI Raih Penghargaan Indonesia TOP Digital PR Award 2024 Kategori Jasa Pengiriman

PT. Citra Van Titipan Kilat (TIKI), perusahaan jasa pengiriman terkemuka di Indonesia dengan rekam jejak lebih dari 53 tahun di Indonesia, meraih penghargaan Indonesia TOP Digital PR Award 2024…

Garuda indonesia

Kamis, 29 Februari 2024 - 11:26 WIB

Maskapai GIA Group Menang Ditingkat Banding Atas Gugatan Greyflag Entities

Langkah perbaikan kinerja usaha PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk melalui payung hukum restrukturisasi terus diperkuat pasca Pengadilan Tingkat Banding Paris menolak permohonan banding yang…

IT Active Watch Curve WR01

Kamis, 29 Februari 2024 - 11:13 WIB

IT Perkenalkan Produk Smartwatch Bidik Penggemar Gaya Hidup Aktif

Erajaya Active Lifestyle (ERAL) melalui private label IT (Immersive Tech) memperkenalkan IT Active Watch Curve WR01, produk perdana dari kategori smartwatch.

Ilustrasi Bitcoin

Kamis, 29 Februari 2024 - 10:20 WIB

Harga Bitcoin Mencapai $64.000 untuk Pertama Kalinya Sejak November 2021

Harga bitcoin (BTC) mencapai $64.000 pada hari Rabu (28/2/2024), untukĀ  pertama kalinya BTC berada level tersebut sejak puncak pasar bullish terakhir pada November 2021.

Penandatanganan kerja sama PT Pertamina Lubricants dengan PT Patra Logistik (PTPL) dan PT Elnusa Petrofin (EPN)

Kamis, 29 Februari 2024 - 10:15 WIB

PTPL Perkuat Sinergi ONE PERTAMINA Lewat Pengelolaan Gudang Pelumas di Sumbagut & Sulampua

PT Pertamina Lubricants (PTPL) memperkuat sinergi ONE PERTAMINA melalui kerja sama dengan PT Patra Logistik (PTPL) dan PT Elnusa Petrofin (EPN) dalam pengelolaan gudang pelumas di wilayah Sumatera…