Teken MoU, Kolaborasi Kawasan ASEAN Perkuat Ketahanan Energi Regional

Oleh : Kormen Barus | Sabtu, 26 Agustus 2023 - 11:55 WIB

Teken MoU, Kolaborasi Kawasan ASEAN Perkuat Ketahanan Energi Regional
Teken MoU, Kolaborasi Kawasan ASEAN Perkuat Ketahanan Energi Regional

INDUSTRY.co.id, Bali-Asia Tenggara terus didorong menjadi kawasan pertumbuhan ekonomi sehingga membutuhkan kolaborasi antarpihak. Kolaborasi ini dibuktikan dengan penandatanganan berbagai Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang disaksikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan para Menteri Energi ASEAN.

Kerja sama ini merupakan hasil implementasi dari ASEAN Plan of Action for Energy Cooperation (APAEC) tahap II tahun 2021 - 2025. Salah satunya ASEAN Power Grid (APG). "Penadatanganan MoU ini menegaskan kembali komitmen kita bersama untuk meningkatkan interkonektivitas jaringan listrik. Di samping itu, penandatanganan MoU ini menunjukkan bahwa ASEAN Power Grid tetap menjadi program unggulan untuk kerja sama energi di bawah APAEC," jelas Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi di Bali, Jumat (25/8).

Bentuk kerja sama APG yang telah diteken antara interkoneksi listrik di lintas batas Indonesia - Malaysia (Indonesia - Malaysia Cross-Border Power Interconnections). Saat ini, the ASEAN Interconnection Masterplan Study (AIMS) III sendiri mengindentifikasi 18 potensi interkoneksi dengan kapasitas kumulatif 33 Giga Watt (GW) pada tahun 2040.

Agung menambahkan, terdapat dua penandatangan kerja sama. Pertama, antara ASEAN Centre for Energy (ACE), PT PLN (Persero), dan Tenaga Nasional Berhad (TNB) untuk menggarap potensi interkoneksi antara Sumatera dan Peninsular. "Ini akan menjadi interkoneksi lintas batas bawah laut pertama di kawasan ini," jelas Agung.

Adapula penandatangan kerja sama,antara ACE, PT PLN (Persero) dan Sabah Electricity Sdn Bdn (SESB) di provinsi Kalimantan dan Sabah. Kerja sama ini memujudkan interkonektivitas keamanan energi berkelanjutan di wilayah Brunai Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Filipina (BIMP).

Diharapkan ke depannya, kerja sama di antara badan usaha ketenagalistrikan bisa terjalin tidak hanya di Kawasan Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Filipina, namun juga melingkupi seluruh ASEAN.

"Tentunya kerja sama yang terjalin hari ini akan menjadi penguatan dan peningkatan upaya kita semua dalam mencapai ketahanan energi yang berkelanjutan serta mempercepat proses transisi energi," pungkas Agung.

Di samping penandatangan MoU di atas, terdapat beberapa kesepakatan antarmitra strategis untuk mempertegas komitmen ACE guna mendorong perubahan positif sektor energi di seluruh kawasan Asia Tenggara. (Sumber kementerian ESM)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Workshop dan Raker Forjukafi

Sabtu, 24 Februari 2024 - 19:23 WIB

Indonesia Diproyeksi Menjadi Negara Produsen Wakaf di Dunia

Dengan potensinya yang besar, Indonesia diproyeksi menjadi salah satu negara produsen wakaf terbesar di dunia. Untuk mewujudkan hal tersebut pemerintah bahkan telah memasukan keuangan syariah…

Danamon Ajak Nasabah Menavigasi Hidup Optimal dan Raih Kesejahteraan Finansial di IIMS 2024

Sabtu, 24 Februari 2024 - 15:54 WIB

Danamon Ajak Nasabah Menavigasi Hidup Optimal dan Raih Kesejahteraan Finansial di IIMS 2024

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (“Danamon”) bersama dengan Fimela, Otoasia.com, dan KIS FM, menghadirkan edukasi tentang pencapaian hidup optimal melalui hobi dan kesejahteraan finansial.…

Big Bad Wolf Books gelar Pekan Grosir di ITC Kuningan Jakarta.

Sabtu, 24 Februari 2024 - 15:50 WIB

Big Bad Wolf Books Gelar Pekan Grosir Perdana di Jakarta

Big Bad Wolf Books (BBW) hadirkan Pekan Grosir BBW di ITC Kuningan Jakarta. Hadirkan koleksi buku-buku berkualitas dari berbagai genre dengan harga grosir yang mencengangkan.

Peserta Raker dan Workshop Forjukafi

Sabtu, 24 Februari 2024 - 15:09 WIB

Wakaf Uang Perlu Akselerasi Agar Potensinya yang Sebesar Ro 180 Triliun Terserap

Wakaf uang merupakan salah satu jenis wakaf yang memiliki potensi sangat besar di Indonesia. Potensinya mencapai RP 180 triliun per tahun. Meski begitu sejak dicanangkan sejak 2010, potensi…

Petugas memberikan vaksinasi ke Sapi

Sabtu, 24 Februari 2024 - 14:46 WIB

Kementan Kendalikan PMK di Pasuruan, Ingatkan Pentingnya Vaksinasi Rutin

Menindaklanjuti adanya pemberitaan terkait kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Pasuruan, Jawa Timur, Kementerian Pertanian melalui Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen…