INDUSTRY.co.id - Jakarta- Dalam rangka merayakan 165 tahun berkiprahnya Sekolah Santa Ursula Jakarta dalam dunia pendidikan Indonesia, yang jatuh pada tanggal 18 Januari 2024, mengadakan serangkaian kegiatan. Kegiatan-kegiatan tersebut mkerupakan wujud rasa syukur sambil melakukan refleksi atas perjalanan selama 165 tahun.

Advertisement

Tema besar acara ini adalah 'Revive to New Heights'. Tema ini dipilih untuk menghidupkan kembali semangat inovasi, pertumbuhan, dan kolaborasi dalam mencapai impian serta membawa perubahan secara transformasional. Tema ini juga diharapkan mampu mencerminkan kesiapan sekolah kami untuk memulai perjalanan baru, saat kami harus meninggalkan kebiasaan dan keyakinan lama untuk beradaptasi dengan perkembangan yang terus berubah di masa depan. Dengan semangat Serviam sebagai panduan, kami dapat menumbuhkan optimisme dalam perjuangan untuk mencapai keunggulan, tidak hanya untuk kepentingan diri sendiri, tetapi juga untuk kebaikan masyarakat luas.

Kegiatan Perayaan 165 Tahun Sekolah Santa Ursula Jakarta, yang melibatkan seluruh keluarga besar Santa Ursula Jakarta itu akan diisi dengan  empat (4) kegiatan sebagai berikut:

Advertisement

•             19 Agustus 2023                              Pentas Seni “Revive to New Heights”

•             9-10 September 2023                     Sanur Open Campus

Advertisement

•             22 Oktober 2023                              Sanur Family Day “Spectacular Adventure:                                                                                                        Energizing the Youth”

•             9 Desember 2023                            Sanur Temu Kangen Keluarga Besar “Celebrate the                                                                                        Memories”

Advertisement

Ada pun acara pentas seni global akan diselenggarakan pada: hari/Tanggal                             : Sabtu, 19 Agustus 2023

Pentas berlokasi di Ciputra Artpreneur, Jl. Prof. DR. Satrio No.1, RT.18/RW.4, Kuningan, Karet Kuningan, Kota Jakarta Selatan, Pukul 17.00 s/d 19.00 WIB

Khusus untuk acara Pentas Seni kali ini akan menampilkan kisah tentang perjalanan para suster Ursulin dalam menyebarkan misi ke negara Italia, Prancis, Jerman, Brazil, Benua Afrika, Australia sampai dengan ke negara-negara Asia, seperti: Taiwan, Thailand, dan Indonesia. Tidak lagi dibuat dalam bentuk drama musical dengan alur yang jelas tetapi dikemas dalam bentuk monolog, puisi, tari musik dan lagu.

Berangkat dari keprihatinan Santa Angela karena kemerosotan moral. Manusia sudah tak lagi memiliki kasih, kebencian dan perseteruan merajalela, bangsa melawan bangsa, empati manusia mulai pudar, bahkan penderitaan justru menjadi ajang tontonan, Perempuan dan anak anak dieksploitasi. Santa Angela menganggap zaman ini sama dengan zamannya ketika perempuan dan anak anak haknya dirampas.

Maka Santa Angela membuat persekutuan yang disebut Perseketuan Santa Ursula. Mengapa dinamakan Persekutuan Santa Ursula karena Santa Ursula dianggap sebagai seorang perempuan pemberani. Lewat persekutuan mereka berkumpul untuk berdoa dan mendampingi orang orang menderita. Menghibur orang sakit, orang orang yang putus asa dan lain sebagainya. Dari 28 orang anggota Persekutuan sekarang telah berkembang dan tersebar diberbagai negara. Dimulai dari Brescia Italia kini berkembang ke berbagai negara di Eropa, Asia, Afrika, Amerika, Australia. Dikemas dalam lagu dan tari sarat akan nilai seni budaya negara negara yang dilayaninya seperti Prancis, Jerman, Brazil, Australia dan lain lain dibuat dalam lagu syair Indonesia dengan kedalaman makna karakter Serviam

Pertunjukan ini diharapkan menjadi penyemangat pelayanan komunitas Santa Ursula.

Bintang tamu Didiek SSS dan putrinya Lourdes Callista. Marching Brass juga mengambil bagian dalam pentas seni global ini.

Pentas seni ini disutradarai oleh Pak Markus Harjanto dan timnya. Pak Markus pernah menjadi asisten sutradara Kemuning, drama musikal garapan Romo Hari.

Selain Pentas Seni, di hari yang sama, akan diselenggarakan pula Pameran hasil karya para peserta didik dari Unit KB, TK, SD, SMP, dan SMA Santa Ursula Jakarta, yang dapat dilihat dan dinikmati oleh para pengunjung. Pameran ini akan disajikan dalam lima (5) kelompok stan karya, yaitu: Virtual Reality and Metaverse, Integrated Learning, Art and Craft, Lukis, dan Bahasa Asing.

Panitia pelaksana terdiri para peserta didik, tenaga pendidik, tenaga   kependidikan, tenaga penunjang serta alumna Sekolah Santa Ursula Jakarta.

Sebagai Pelindung /Penasihat: Suster Moekti K. Gondosasmito, OSU, Ketua Acara Rangkaian Kegiatan 165 tahun: Anton Sumardi  dan Ketua Pensi Global: Bambang Purwita. (*)