INDUSTRY.co.id - Jakarta– Grup RS Siloam melalui RS Siloam Kebon Jeruk pada Senin (7/8/2023)  mengadakan symposium mini terkait kardiologi dengan mengusung tema A New Hope for Advanced Heart Failure. Di acara ini, Grup RS Siloam menjelaskan tentang penanganan gagal jantung dengan alat Left Ventricular Assist Device (LVAD) yang telah hadir di RS Siloam Kebon Jeruk. LVAD merupakan perangkat medis yang digunakan untuk membantu kinerja jantung dalam memompa darah secara efektif ke seluruh tubuh.

Advertisement

Dilansir dari Riset Kesehatan Dasar Nasional (Riskesdas) tahun 2018, prevalensi penyakit kardiovaskular seperti hipertensi, stroke, jantung koroner, dan gagal jantung terdeteksi sebanyak 15 dari 1.000 penduduk, atau sekitar 4.2 juta penduduk yang menderita penyakit kardiovaskular. Selain itu, menurut Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) tahun 2019, sebanyak 14.4% penyebab kematian di Indonesia terjadi karena penyakit jantung koroner yang berujung pada gagal jantung. Melihat tingginya prevalensi penyakit jantung, Kementerian Kesehatan Indonesia terus melakukan upaya pencegahan kasus baru dan pengendalian penyakit dengan tujuan mendorong masyarakat untuk mengubah perilaku jadi lebih sehat melalui Gerakan Masyarakat (GERMAS) serta berupaya mengontrol tingkat keparahan penyakit jantung.

Untuk meningkatkan taraf hidup penderita gagal jantung dan menurunkan angka kematian akibat jantung koroner, RS Siloam Kebon Jeruk menyediakan layanan pemasangan LVAD bagi pasien yang membutuhkan pelayanan penyakit jantung. Sebagai bentuk komunikasi medis antar tenaga kesehatan, simposium mini untuk memperkenalkan LVAD, prosedur pemasangan, serta langkah perawatan digelar hari ini yang dihadiri oleh lebih dari 75 dokter dan spesialis kardiologi di Indonesia. Simposium mini ini menghadirkan beberapa ahli kardiologi di Indonesia maupun dari institusi internasional sebagai pembicara, seperti Ketua Kelompok Staf Medik Kardiologi Indonesia, Prof. Dr. dr. Bambang Budi Siswanto, Sp.JP(K), FISHR, FAsCC, FAPSC, FACC, dan President of Heart Failure Society Singapore, dr. Lim Choon Pin, MBBS, MMED, MRCP, FAMS, FESC, FACC.

Advertisement

Awalnya, LVAD berfungsi untuk menyokong fungsi pompa jantung selama pasien menunggu ketersediaan donor transplantasi jantung. Namun, dengan adanya teknologi terkini yang menunjang durabilitas jangka panjang, alat ini telah menjadi solusi akhir bagi penderita gagal jantung lanjut, terutama apabila tidak terdapat pilihan untuk transplantasi jantung.

Tindakan pemasangan LVAD di RS Siloam Kebon Jeruk didukung oleh tim multidisiplin dengan kompetensi internasional serta peralatan medis dan ruang perawatan dengan teknologi terbaru. Prosedur ini juga menerapkan pelayanan komprehensif, termasuk metode minimal invasive surgery hingga terapi pasca pemasangan alat.

Advertisement

Untuk mendukung layanan medis kardiologi, RS Siloam Kebon Jeruk yang tergabung dalam Siloam Heart Institute Grup RS Siloam menyediakan 11 dokter spesialis jantung dan pembuluh darah serta 6 dokter bedah toraks kardiovaskuler, juga dilengkapi dengan ruang perawatan khusus pasien jantung mulai dari perawatan intensif, perawatan biasa, hingga rehabilitasi medik terkait dengan penyakit jantung. Selain itu, RS Siloam Kebon Jeruk juga memiliki Klinik Gagal Jantung yang terdedikasi di dalam area rumah sakit. Klinik ini dibuka untuk masyarakat umum untuk melakukan konsultasi tanpa biaya terkait penyakit gagal jantung. Klinik ini didukung oleh 1 dokter umum, 1 perawat, 1 apoteker dan 1 ahli gizi yang dilatih secara khusus untuk memberikan pelayanan menyeluruh untuk pasien jantung yang membutuhkan konsultasi lebih mendalam termasuk obat-obatan yang dikonsumsi, cara pemakaian dan efek samping obat, keluhan harian, hingga konsultasi pola hidup sesuai kebutuhan pasien. Selain konsultasi, pasien juga dapat menerima pemantauan kondisi selama rawat jalan melalui konsep home telemonitoring.

RS Siloam Kebon Jeruk telah menjadi bagian dari Grup RS Siloam sejak tahun 2002 dan telah dikenal masyarakat sebagai rumah sakit dengan pusat unggulan layanan kardiologi. Memiliki lebih dari 200 tempat tidur operasional, rumah sakit ini melayani lebih dari 1.000 pasien rawat inap setiap bulannya. Didukung oleh lebih dari 200 dokter dan spesialis, serta lebih dari 500 perawat dan staf medis, RS Siloam Kebun Jeruk mampu melayani hingga 500 pasien rawat jalan setiap harinya.

Advertisement