INDUSTRY.co.id, Jakarta - Wisatawan asal Cina terkenal suka bertaveling ke Indonesia, hal ini diungkapkan oleh travel agent, Dwidaya Tour yang mengatakan bahwa wisatawan mancanegara asal Cina suka berlibur ke Indonesia.
Menurut Vice President Commercial Dwidaya Tour, Hendriyapto, "Kalau pertumbuhan inbound yakni berasal dari warga Cina, kenaikannya bisa 50 persen dibanding tahun-tahun sebelumnya," ungkapnya kepada Industry.co.id, di Kawasan SCBD, Jakarta, Selasa (18/7/2017).
Ia mengungkapkan bahwa pertumbuhan inbound dari pihak Dwidaya Tour 60 persen pertumbuhan inbound untuk destinasi luar negeri yang paling banyak ke New Zealand, dan Cina. Sedangkan 40 persen pertumbuhan outbound untuk destinasi dalam negeri Bali, Lombak dan Belitung.
"Tujuan destinasi domestik para wisatawan asal Cina yakni masih Bali, Jakarta, Belitung dan Manado, karena Manado baru saja dapat flightnya langsung dari Cina," sambung Hendri.
Selain itu, menurut Marketing Communication Manager, Yanty Wijaya, Ia mengatakan, "Wisatawan asal Cina biasanya bisa tinggal sampai tujuh hingga 10 hari bahkan habis itu bisa eksplor ke Bali."
Lanjut Yanty, kebanyakan wisawatan Cina melakukan perjalanan melalui lintas provinsi, yakni seperti Bali, Manado dan Sumatera.
"Kalau ke Sumatera itu biasanya mereka pilih ke Medan, Padang dan Bangka baru mereka dari situ nyebrang ke Jakarta. Nah dari Jakarta ke Jawa Tengah, kalau mereka mau nyebrang ke Bali, nanti dari Bali ada flight ke Jakarta lalu mereka pulang," sambugnya.
Selain Cina, wisatawan asal Filipina mulai terpikat keindahan Indonesia, "Pertumbuhan wisatawan asal Filipina sudah banyak masuk ke Indonesia, karena mereka ada direct flight ke Indonesia yakni Philippine Airlines, sehari dua kali terbang ke Indonesia, dan itu menjadi mempermudah wisatawan Filipina untuk datang ke Indonesia," pungkas Yanty Wijaya.